Berita

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi/RMOL

Politik

Umar Hadi: Pengembangan Digital, Sektor Potensial Kerjasama Indonesia-Korea Selatan

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 17:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengembangan kerjasama digital menjadi salah satu sektor yang potensial untuk dikembangkan Indonesia bersama Korea Selatan.

Begitu disampaikan mantan Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi dalam internasional webinar bertema "Indonesia-Korea: Enhancing Special Strategic Partnership and Co-prosperity".

Webinar yang digelar digelar The Korean Center of RMOL berlangsung secara hybrid dari Rumah Djan, Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/11).


Dikatakan Umar Hadi, kerjasama yang bisa dilakukan bersama diantara dua negara adalah pengembangan artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang memang sudah dikembangkan Korea Selatan.

"Korea Selatan sudah memiliki rencana untuk masa yang akan datang dengan teknologi kecerdasan buatan ini, mereka punya strategi," ujar Umar Hadi.

Jika melihat di seluruh dunia, dikatakan Umar, hanya ada empat negara yang memiliki agenda nyata untuk meningkatkan kecerdasan buatan. Keempat negara itu adalah Amerika Serikat, China, Israel dan Korea Selatan.

"Penerapan kecerdasan buatan ke banyak industri, akan membuat beberapa distrupsi dalam cara industri dan bisnis dijalankan saat ini," terangnya.

Hadir memberikan sambutan adalah Duta Besar Korea Selatan Untuk Indonesia Park TaeSung, Ketua GKSB DPR RI-Korea Selatan Edward Tannur dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid serta pembicara kunci Menteri BUMN Erick Thohir.

Turut hadir sebagai pemateri diskusi, Shin Yoonsung dari Korea Institute for Industrial Economics & Trade dan CEO RMOL Network yang Wakil Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Teguh Santosa.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya