Berita

CEO RMOL Network Teguh Santosa menyerahkan tropi Golden Ambassador kepada Dutabesar Umar Hadi/RMOL

Dunia

Dubes Umar Hadi Dapat Golden Ambassador atas Dedikasi 29 Tahun Melayani Negeri

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 17:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hubungan Indonesia dan Korea yang semakin erat selama beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari tangan seorang diplomat senior asal Bogor, Umar Hadi.

Dilantik pada Maret 2017, Dutabesar Umar Hadi menjalankan amanah untuk memperdalam dan memperluas kerjasama Indonesia dan Korea Selatan hingga akhir masa jabatannya pada 2021.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Dubes Umar Hadi, RMOL Network memberikan penghargaan Golden Ambassador 2021.


Penghargaan diberikan oleh CEO RMOL Network Teguh Santosa di tengah kegiatan International Webinar "Indonesia-Korea: Enhancing Special Strategic Partnership and Co-prosperity" yang digelar secara hybrid dari Roemah Djan, Jalan Talang No. 3, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (9/11).

"Dalam dunia diplomasi, ketika Anda melakukan hal salah, semua orang akan mengetahui. Tapi ketika Anda melakukan hal yang benar, tidak ada yang menyadarinya. Kendati begitu, saya sangat beruntung bahwa apa yang telah saya kerjakan dapat diakui. Terima kasih banyak," ujar Dubes Umar Hadi.

Di lain kesempatan, penyelenggara kegiatan sekaligus Kepala Korean Center RMOL Amelia Fitriani menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Dubes Umar Hadi untuk melayani negeri.

"Dedikasi Dubes Umar Hadi juga telah dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang telah ia dapat, termasuk Best Ambassador dari Korea Selatan pada 2018 dan tahun ini juga mendapat penghargaan Seoul Honorary Citizenship," terangnya.

29 Tahun Melayani

Setelah menimba ilmu di Universitas Padjajaran Bandung, Dubes Hadi melanjutkan studi di Graduate Institute of International and Development Studies di Jenewa, Swiss, serta Fletcher School of Law and Diplomacy di Medford, Amerika Serikat.

Pria kelahiran 11 Februari 1968 itu memulai karir sebagai diplomat sejak 1996. Ketika itu ia menjadi Sekretaris II Perwakilan Indonesia untuk PBB di Jenewa. Kemudian pada 2005 hingga 2009, ia ditugaskan menjadi Direktur Diplomasi Publik untuk Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Pada 2009 hingga 2012, Dubes Umar Hadi menjalankan tugas sebagai wakil pemimpin KBRI di Belanda. Setelahnya, ia menjadi Direktur Eropa Barat di Kemlu selama dua tahun, dan Konsul Jenderal RI di Los Angeles selama tiga tahun.

Selama 29 tahun menjadi diplomat, Dubes Umar Hadi juga aktif memproduksi sejumlah karya. Beberapa buku yang turut ia tulis dan sunting seperti "The Linggajati Conference: A History Book for Children” (2007), "Indonesia and World Peace” (2008), “Indonesian Masterpieces at Home and Abroad” (2009), dan “Islam in Indonesia: A to Z Basic Reference” (2009).

Diplomat yang memiliki hobi bersepeda ini juga memproduksi film dokumenter "Bali: Beats of Paradise" bersama Livi Zheng pada 2017.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya