Berita

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid/Net

Politik

Meutya Hafid: Korea Selatan Memang Sahabat Sejati Indonesia

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 11:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hubungan diplomatik dan kerjasama bilateral di antara Indonesia dan Korea Selatan merupakan satu rangkaian cerita panjang yang sudah dimulai tahun 1973.

Begitu kata Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid saat mengawali kata sambutannya dalam internasional webinar bertema "Indonesia-Korea: Enhancing Special Strategic Partnership and Co-prosperity".

Webinar yang digelar The Korean Center of RMOL secara hybrid dari Roemah Djan, Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/11).


"Pada tahun ini, menandai sudah 48 tahun hubungan diplomatik antara Korea Selatan dan Indonesia berjalan baik," ujar Meutya Hafid.

Dikatakan Meutya, DPR RI sangat mengapresiasi hubungan erat antara Indonesia dan Korea Selatan di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, perdagangan dan investasi, pertahanan hingga sosial budaya.

Di era kekinian, lanjutnya, hubungan baik kedua negara kian berkembang. Utamanya, sejak era pandemi Covid-19 menjadi permasalahan global.

"Pandemi Covid-19 dan meningkatnya persaingan antara Amerika Serikat dan China telah mendapat perhatian khusus dari kedua pemerintah. Selain gangguan tersebut, implikasi ekonomi dari Covid-19 juga perlu konsentrasi penuh," terangnya.

Sejak awal pandemi, lanjut legislator Partai Golkar ini, Korea Selatan telah menjadi mitra penting bagi Indonesia. Terutama, dalam menyediakan pasokan alat-alat medis yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19.

"Antara lain alat pelindung diri, semprotan disinfektan, serta alat tes polymerase chain reaction (PCR). Di masa pandemi yang sedang berlangsung ini, Korea memang sahabat sejati Indonesia," pungkasnya.

Turut hadir sebagai pemberi sambutan dalam acara ini, Duta Besar Korea Selatan Untuk Indonesia Park Taesung dan Ketua GKSB DPR RI-Korea Selatan Edward Tannur.
Sementara Menteri BUMN Erick Thohir bertindak sebagai pembicara kunci.

Adapun Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan periode 2017 hingga 2021 Umar Hadi, Shin Yoonsung dari Korea Institute for Industrial Economics & Trade dan CEO RMOL Network yang juga Wakil Sekretaris Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Teguh Santosa menjadi pemateri diskusi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya