Berita

Bendera Honduras/Net

Dunia

Coba-coba Jegal Hubungan Honduras dengan China, Taiwan Dapat Tamparan Keras dari Beijing

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 08:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin buka suara sehubungan dengan peringatan Taiwan yang ditujukan kepada Pemerintah Honduras agar negara itu berhati-hati jika ingin bekerja sama dengan Beijing.

Wang dalam pernyataannya pada Senin (8/11) mengeluarkan pernyataan keras kepada  pihak berwenang Taiwan, bahwa setiap upaya untuk melawan arus sejarah dan bergantung pada orang lain, tidak akan membawa Taiwan menjadi lebih baik kecuali kegagalan. Dan bahwa 'kemerdekaan Taiwan' adalah jalan buntu.

"Hanya ada satu China di dunia dan wilayah Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah China," kata Wang pada konferensi pers reguler, seperti dikutip dari CGTN, Selasa (9/11).


"Prinsip satu-China adalah norma yang diakui secara universal yang mengatur hubungan internasional dan konsensus komunitas internasional," katanya.

Menurut laporan media, kandidat presiden Honduras untuk Partai Liberty dan Refoundation sayap kiri Xiomara Castro mengatakan pada 6 September lalu bahwa dia akan membuka hubungan diplomatik dengan China jika dia memenangkan pemilihan pada November, dan memutuskan hubungan Taiwan.

Beberapa pihak berwenang Taiwan kemudian menanggapi itu dengan mengeluarkan pernyataan untuk memperingatkan Honduras agar tidak percaya janji palsu China, seraya menambahkan bahwa itu adalah trik biasa untuk merusak hubungan antara Taiwan dan sekutunya.

"Kami di sini untuk memberi tahu pihak berwenang Taiwan, 'kemerdekaan Taiwan' adalah jalan buntu dan 'diplomasi dolar' mereka tidak akan mengarah ke mana-mana," tegas Wang.

"Setiap upaya untuk membalikkan tren historis dengan meminta dukungan asing pasti akan gagal," tambahnya.

Honduras adalah salah satu negara yang menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan, dan telah terjalin selama 80 tahun.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya