Berita

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto/Net

Politik

Pengamat: Jika PAN dan Hadi Tjahjanto Masuk Kabinet, PDIP Perlu Diberi Kursi Mendagri

SENIN, 08 NOVEMBER 2021 | 08:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perombakan Kabinet Indonesia Maju disebut-sebut akan kembali mengalami perombakan setelah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto resmi diganti. Reshuffle bertujuan untuk mengakomodir Hadi Tjahjanto dan PAN masuk dalam kabinet.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menilai spekulasi tentang reshuffle amat mungkin terjadi, mengingat PAN yang sudah dideklarasikan sebagai kawan koalisi belum juga mendapat jatah kursi menteri.

Hanya saja, duganya, ada satu batu sandungan sehingga proses masuknya PAN terhalang.


Dugaan mengarah pada PDIP yang menurutnya perlu diberi kursi khusus oleh Jokowi. Ini mengingat PDIP merupakan pengusung utama Jokowi sekaligus partai pemenang pemilu.

Kursi khusus yang dimaksud adalah Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

"Jika benar dalam waktu dekat ini dilakukan reshuffle, maka kursi Kemendagri perlu diisi dari PDIP. Apalagi kalau PAN dan Hadi Tjahjanto masuk kabinet," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/11).

Bagi Muslim, pos Kemandagri memang sedang diincar oleh banyak pihak. Sebab, pos ini yang nantinya akan menentukan siapa yang akan menjadi penjabat kepala daerah jelang Pilkada 2024.

Lebih lanjut, dia menilai bahwa reshuffle juga perlu dilakukan Presiden Jokowi lantaran banyak menteri yang kurang menonjol dalam hal prestasi. Seperti Menteri Perdagangan (Mendag) dan Menteri Pertanian (Mentan).

"Dibenak kedua menteri itu terbaca hanya genjot impor saja. Faktor kedaulatan pangan dan ekspor hasil pangan tidak terdengar suaranya," kata Muslim.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya