Berita

Perdana Menteri Irak Mustafa Al Kadhimi/Net

Dunia

Rumah PM Irak Jadi Sasaran Drone di Tengah Ketegangan dengan Iran, Teheran: Ada Hasutan Asing

MINGGU, 07 NOVEMBER 2021 | 15:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan drone bersenjata yang menargetkan kediaman Perdana Menteri Irak Mustafa Al Kadhimi telah memicu kecaman dunia.

Militer Irak menyebut serangan tersebut merupakan upaya pembunuhan terhadap Kadhimi. Meski begitu, Kadhimi berhasil lolos dengan selamat, walau beberapa penjaga rumah terluka.

Amerika Serikat, melalui jurubicara Departemen Luar Negeri Ned Price telah memberikan kecaman atas serangan tersebut.


"Tindakan terorisme yang nyata ini, kami kutuk keras, diarahkan ke jantung negara Irak," ujarnya.

Serangan ini terjadi setelah aksi demonstrasi besar-besaran yang digelar kelompok pro-Iran pada Jumat (5/11). Mereka menyebut ada kecurangan dalam pemungutan suara pada 10 Oktober lalu.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Shamkhani pada Minggu (7/11) menegaskan, serangan drone terhadap kediaman Kadhimi adalah hasutan terkait dengan "think tank asing".

"Upaya (pembunuhan) atas kehidupan Al-Kadhimi adalah hasutan baru yang harus ditelusuri kembali ke think tank asing, yang tidak membawa apa-apa selain ketidakamanan, perselisihan dan ketidakstabilan kepada rakyat Irak yang tertindas melalui penciptaan dan dukungan kelompok teroris dan pendudukan negara ini selama bertahun-tahun," kata Shamkhani.

Beberapa saat setelah insiden, Kadhimi mendesak warganya untuk tenang dan menahan diri.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya