Berita

Festival Astroworld, konser rapper Travis Scott yang ricuh/Net

Hiburan

Konser Rapper Travis Scott Diwarnai Aksi Berdarah, Delapan Orang Meninggal

MINGGU, 07 NOVEMBER 2021 | 07:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Konser musik Festival Astroworld diwarnai kericuhan pada malam pertama pembukaannya di Houston, Texas.

Sedikitnya delapan orang meninggal dunia dan banyak yang terluka ketika kericuhan pecah saat Travis Scott naik ke atas panggung pada Jumat malam (5/11) waktu setempat.

Menurut saksi, kerusuhan dimulai ketika kerumunan menekan ke depan panggung dan saling menabrak.


Dikutip dari CNN, para korban berusia dari 14 hingga 27 tahun, sementara satu orang masih belum diketahui.

Walikota Houston Sylvester Turner pada Sabtu (6/11) mengatakan, sedikitnya 25 orang dibawa ke rumah sakit dan 13 di antaranya masih dirawat. Lima di antaranya berusia di bawah 18 tahun.

"Selama beberapa hari ke depan, beberapa minggu, bisa lebih lama lagi, kami akan melihat secara mendalam semua yang terjadi, mengapa itu terjadi, langkah apa yang bisa kami lakukan untuk mengurangi insiden semacam ini," ujar Turner.

Sekitar 50 ribu orang berada di Festival Astroworld yang digelar di NRG Park, setelah seluruh tiket habis terjual.

Video dari acara tersebut menunjukkan penampil di panggung terbuka, rapper dan penyelenggara acara Travis Scott berhenti dan melihat dengan bingung ketika ambulans dengan lampu berkedip bergerak ke kerumunan yang padat.

Teriakan-teriakan terdengar, sementara banyak orang yang pingsan. Lebih dari 300 orang dirawat di rumah sakit lapangan yang didirikan di dekat festival.

Pada Sabtu pagi, pihak penyelenggara menyampaikan ucapan duka cita kepada keluarga korban.

Secara terpisah, Scott mengaku hancur dengan apa yang terjadi tadi malam.

"Doa saya untuk keluarga dan semua yang terkena dampak dari apa yang terjadi di Astroworld Festival," bunyi pernyataan Scott.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya