Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Utak-atik Pilpres 2024, Pendiri SMRC: Klaster Ketum Parpol Kemungkinan Prabowo Versus AHY

SABTU, 06 NOVEMBER 2021 | 10:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih menempati posisi tertinggi dari para ketua umum partai politik (Ketum Parpol) lain.

"Kalau melihat hasil survei, sementara ini Prabowo paling atas. Diikuti oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sementara Puan, Airlangga, dan Muhaimin jauh di bawah kedua nama itu," kata pendiri SMRC, Saiful Mujani, Sabtu (6/11).

Saiful lantas mencoba membandingkan kemungkinan peluang antara Prabowo dan AHY. Ia memetakan parpol-parpol yang berpotensi merapat ke Prabowo maupun AHY.


"Atas dasar bacaan terhadap elite partai, PDIP sudah hampir dipastikan tidak ke AHY. Nasdem kemungkinan tidak ke Prabowo. PDIP dan Nasdem mungkin tak bersama-sama lagi," tuturnya.

Terkait kemungkinan Nasdem bakal merapat ke AHY, bisa saja terjadi. Sebab, kata dia, Nasdem sulit untuk bergabung dengan Gerindra. Sedangkan partai lain seperti Golkar, bisa saja merapat ke Prabowo ataupun AHY, apabila pilihannya kedua ketum itu menjadi rival di Pilpres 2024.

"Golkar bisa dengan Prabowo maupun AHY, tergantung Airlangga dapat posisi nomor 1, 2 atau siapa peluang lebih baik untuk menang," urainya.

Sementara, kandidat cawapres yang akan mendampingi Prabowo diprediksi Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Sedangkan yang kemungkinan mendampingi AHY bisa saja Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

"Prabowo atau AHY? Kalau Puan berpasangan dengan Prabowo, maka Golkar mungkin tak ke Prabowo. Bila kans AHY baik, Airlangga bisa sama AHY," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya