Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Beijing Larang Masuk Pendukung Kemerdekaan Taiwan ke China, Hong Kong dan Makau

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 17:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China mengumumkan aturan baru dengan menyebut akan melarang orang-orang yang pro-kemerdekaan Taiwan untuk memasuki daratan China, Hong Kong, dan Makau.

Pengumuman itu disampaikan oleh Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara pada Jumat (5/11), seperti dikutip Sputnik.

"Otoritas (China), sesuai dengan hukum, akan menjatuhkan sanksi disipliner kepada pendukung kemerdekaan Taiwan, dan akan melarang mereka serta keluarga mereka memasuki daratan China, serta wilayah administratif khusus Xianggang (Hong Kong) dan Aomen (Makau," ujar seorang perwakilan di kantor tersebut.


Kantor itu menekankan, mereka yang mendukung kemerdekaan Taiwan akan bertanggung jawab secara pidana seumur hidup. Selain itu, mereka juga tidak akan bisa meraup keuntungan secara moneter dari daratan.

Pengumuman ini muncul setelah sejumlah Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik memperkenalkan RUU baru yang mewajibkan Washington untuk memberikan bantuan militer senilai 2 miliar dolar AS setiap tahunnya kepada Taiwan.

China mengakui Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya di bawah prinsip "Satu China". Tetapi Taiwan yang menyebut dirinya sebagai "Republik China" mendeklarasikan diri sebagai negara yang merdeka dan demokratis.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya