Berita

Tsunami di Jepang pada 2011 silam/Net

Dunia

PBB: Setengah Populasi Bumi akan Terkena Banjir, Badai hingga Tsunami pada 2030

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 13:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperkirakan, 50 persen populasi dunia akan menghadapi banjir, badai, dan tsunami pada 2030.

Perkiraan itu disampaikan oleh PBB dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menandai Hari Kesadaran Tsunami Sedunia pada Kamis (4/11), seperti dikutip Anadolu Agency.

PBB dan WHO menyusun daftar tsunami yang terjadi dalam 100 tahun terakhir, penyebabnya, dampaknya terhadap masyarakat, hingga korban jiwa.


Laporan menyebut, penerapan kebijakan dan tindakan yang tepat di tempat yang tepat sebelumnya dapat membantu mencegah potensi bencana.

Tsunami telah masuk ke dalam salah satu daftar bencana alam paling berbahaya menurut PBB. Untuk itu, urbanisasi dan pariwisata perlu dicegah di daerah-daerah yang rawan terhantam tsunami.

Dalam hal ini, Sri Lanka, India, Indonesia, Thailand, dan Jepang termasuk di antara negara-negara yang paling terkena dampak.

Menurut data PBB dan WHO, sekitar 260.000 orang tewas akibat 58 tsunami dalam 100 tahun terakhir.

Diketahui, India, Indonesia, Maladewa, Myanmar, Sri Lanka, Thailand, dan Jepang merupakan negara yang mencatat tsunami terbanyak.

Dalam beberapa tahun terakhir, Komisi Oseanografi UNESCO (IOC) telah melakukan studi untuk mengoordinasikan layanan peringatan dini tsunami.

Stasiun Peringatan Dini Tsunami dan Sistem Mitigasi didirikan untuk Pasifik, Samudra Hindia, Karibia dan Atlantik Timur Laut, Mediterania, dan wilayah Laut yang terhubung.

Dengan itu, UNESCO bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang praktik yang harus dilakukan untuk meminimalkan hilangnya nyawa dan harta benda dalam bencana tsunami.

IOC juga menyelenggarakan latihan komunikasi dan evakuasi tsunami melalui program pelatihannya di negara-negara anggota.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya