Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus/RMOL

Presisi

Modus Numpang Buang Air Kecil, Pria Nekat Aniaya dan Rampok Warga di Depok

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 02:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Modus pencurian baru dilakukan oleh seorang pria berinisial RR (43) kepada warga di Kota Depok, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, RR nekat mencuri sekaligus menganiaya pemilik rumah yang dikunjunginya untuk numpang buang air kecil.

"Modusnya adalah tersangka ini berpura-pura bertamu kemudian izin buang air kecil," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (4/11).


Bukannya berterima kasih, RR justru menyekap TA yang merupakan adik dari NE. Kedua korban tersebut merupakan kaka beradik yang tinggal dalam satu rumah yang ditumpangi buang air kecil oleh RR.

"Saat diizinkan tersangka melakukan penganiayaan," ucap Yusri.

Parahnya lagi, korban T sempat kena pukul hingga alami luka memar dan jatuh pingsan.

Tidak berhenti disitu, RR juga turut menganiaya M menggunakan sebilah pisau sampai-sampai sisi bawah mata M terluka.

Akibat penganiyaan tersebut dua kakak beradik terluka dan RR kabur membawa barang berharga milik korban yakni handphone dan dua box handphone.

Atas peristiwa ini, korban pun melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolda Metro Jaya.

Tak berselang lama, Tim Opsnal Unit 5 Resmob yang dipimpin oleh Kanit 5 AKP Rulian Syauri dan Panit AKP Dimitri Mahendra Kartika berhasil menangkap RR pada Selasa, 26 Oktober 2021 jam 00.10 WIB.

RR ditangkap di Jalan Sindang Sari Raya RT. 024/009 Dusun Suakaurip, Desa Sindang Sari, Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kepada penyidik RR menyebut hasil curiannya sudah digadaikan dan ia memperoleh uang Rp 4.500.000

Kini, RR dijerat Pasal 365 KUHP terkait pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya