Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus/Net

Presisi

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Mayat Pria Terikat di Hutan Kota Bekasi

KAMIS, 04 NOVEMBER 2021 | 21:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap motif pembunuhan pria yang mayatnya diikat di salah satu pohon hutan kota Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan, motif daripada kasus pembunuhan ini didasari rasa sakit hati. Dalam kasus ini, Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua dari tiga pelaku berinsial B dan AW.

Sedangkan satu pelaku lainnya yang masih berstatus buron ialah P.


"Dua orang tersangka yang kami amankan, satu tersangka masih DPO (daftar pencarian orang)," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/11).
Yusri menyebut P merupakan dalang daripada kasus pembunuhan ini. Motif P membunuh korban karena sakti hati pernah dikeroyok.

"Dari situ sakit hati. Saudara P kemudian mengajak kedua teman untuk membunuh korban," ungkap Yusri.
Menurut Yusri, modus P dan dua temannya membunuh AD diawali dengan mengajak minum-minuman beralkohol di Taman Hutan Bekasi Kota pada Minggu (24/10) lalu.

Ketika korban dalam kondisi setengah mabuk para pelaku selanjutnya mengeroyok hingga tewas.

Atas perbuatannya, B dan AW telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau seumur hidup.

"Saya sampaikan di sini, otak dari pelakunya saudara P untuk menyerahkan diri," pungkas Yusri.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya