Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Desak Jokowi Pecat Menteri yang Berbisnis PCR, Muslim Arbi: DPR juga Jangan Tinggal Diam

RABU, 03 NOVEMBER 2021 | 12:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dugaan adanya menteri kabinet Presiden Joko Widodo yang ikut berbisnis PCR selama pandemi Covid-19 membuat geram masyarakat. Untuk itu, Presiden Jokowi dan DPR RI tidak tinggal diam dan memeriksa menteri yang ikut terlibat dalam bisnis PCR.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, berdasarkan penelusuran media Tempo, terdapat menteri yang diduga terlibat bisnis PCR.

"Dan dugaan oknum-oknum menteri yang terlibat sudah diekspos ke publik. Nama Luhut dan Erick disebut. Kedua menteri ini terlihat diduga kuat ikut bermain soal bisnis PCR. Penguasa rangkap pengusaha, Pengpeng," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/11).


Muslim pun mendesak Presiden Jokowi untuk tegas memecat kedua menterinya tersebut karena telah memanfaatkan penderitaan rakyat untuk meraup keuntungan.

"Jokowi harus tegas, pecat, reshuffle, atau minimal nonaktifkan kedua menteri ini," tegas Muslim.

Bahkan, Muslim juga minta DPR sebagai wakil rakyat untuk segera memproses kedua menteri Jokowi itu untuk dimintai pertanggungjawaban.

"DPR jangan tinggal diam. Panggil dan proses kedua menteri tersebut," pungkas Muslim.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya