Berita

Ilustrasi tes Covid-19/Net

Politik

Dugaan Bisnis PCR, PKS Ceramahi Pemerintah untuk Tidak Serakah

RABU, 03 NOVEMBER 2021 | 09:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dugaan bisnis tes Covid-19 jenis polymerase chain reaction (PCR) harus benar-benar diusut tuntas. Apalagi, belakangan bisnis berkedok kesehatan ini diduga melibatkan sejumlah menteri kabinet Presiden Joko Widodo.

"Hal ini mesti dibongkar hingga ke akar, benar tidaknya (bisnis di lingkaran pemerintah)," kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera dikutip dari akun Twitternya, Rabu (3/11).

Menurutnya, wajar bila saat ini masyarakat curiga tes PCR menjadi ladang bisnis pejabat di pemerintahan. Terlebih belakangan, kebijakan pemerintah berubah-ubah soal kewajiban tes PCR bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan baik darat maupun udara.


"Itu hajat hidup orang banyak dan haru dikontrol, tidak boleh serakah. Belum lagi kerap berubah aturan pemerintah mengenai syarat penerbangan," jelasnya.

Untuk menjawab keraguan publik, aparat penegak hukum harus benar-benar menelusuri kebenaran isu bisnis di balik tes PCR.

"Dan, mestinya segala bentuk tes untuk mendeteksi Covid-19 merupakan kontrol pemerintah, sehingga pembiayaannya juga merupakan tanggung jawab pemerintah," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya