Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut Presiden AS Joe Biden sebelum pertemuan mereka di Kedutaan Besar Prancis untuk Vatikan di Roma pada 29 Oktober 2021/Net

Dunia

Biden: Gara-gara Kesepakatan AUKUS yang Ceroboh, AS Merasa Canggung Terhadap Prancis

SABTU, 30 OKTOBER 2021 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat berupaya untuk memperbaiki hubungannya dengan Prancis setelah ketegangan yang sempat terjadi yang dipicu oleh kesepakatan AUKUS.

Presiden Joe Biden mengungkapkan bahwa ia ingin menata lagi hubungan AS-Prancis yang sempat rusak, serta melakukan pendekatan hubungan pribadi dengan Presiden Emmanuel Macron.

Dalam kesempatan pertemuan dengan Macron di Roma, Jumat (29/10), Biden mengakui bahwa Kesepakatan AUKUS telah melukai Prancis, dan itu adalah episode "canggung" yang ditangani dengan ceroboh.


Biden dan Macron saling menyapa dengan jabat tangan saat keduanya bertemu di Kedutaan Pramcis di Vatikan, Roma pada Jumat (29/10), menjelang KTT G20 akhir pekan ini.

Pertemuan keduanya menyiratkan upaya terbaru AS untuk mencoba melakukan kembali pendekatannya terhadap Prancis. Biden tidak secara resmi meminta maaf kepada Macron, tetapi mengakui bahwa AS seharusnya tidak melukai sekutu tertuanya itu.

“Saya pikir apa yang terjadi adalah, istilah Inggrisnya: apa yang kami lakukan adalah clumsy,” kata Biden, menambahkan bahwa kesepakatan kapal selam nuklir tidak dilakukan dengan cermat dan baik.

Biden menjelaskan bahwa ia mengira Prancis telah diberitahu sebelumnya tentang perjanjian tersebut.

Kontrak kapal selam yang dipimpin AS menggantikan kesepakatan Prancis sebelumnya untuk memasok Australia dengan kapal selam bertenaga dieselnya sendiri.

AS berpendapat bahwa langkah tersebut, yang akan mempersenjatai sekutu Pasifik dengan kapal bertenaga nuklir berkualitas lebih tinggi, akan lebih memungkinkan Australia untuk menahan kekuatan  China di wilayah tersebut.

Kesepakatan AUKUS antara AS, Australia dan Inggris, telah merobek kontrak yang sudah terjalin antara Australia dan Prancis senilai 66 miliar dolar AS.

Macron mengatakan kedua sekutu akan mengembangkan kerja sama yang lebih kuat untuk mencegah kesalahpahaman serupa terjadi lagi.

“Yang benar-benar penting sekarang adalah apa yang akan kita lakukan bersama dalam beberapa minggu mendatang, bulan-bulan mendatang, tahun-tahun mendatang,” katanya, seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (29/10).

Bagi Macron, tujuan pertemuannya dengan Biden saat ini adalah mengamankan kerja sama intelijen dan militer AS yang lebih besar yang mendukung operasi anti-teroris Prancis di wilayah Sahel di Afrika.

Macron memuji "keputusan yang sangat operasional, sangat konkret" Biden dalam beberapa pekan terakhir yang membantu militer Prancis memerangi ekstremis Islam di Sahel.

Pertemuan Biden-Macron berlangsung selama hampir satu setengah jam di Villa Bonaparte, kedutaan besar Prancis untuk Vatikan.

Sebelumnya, Biden melalukan pertemuan dengan Paus Fransiskus dikediamannya di Vatikan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya