Berita

Presiden Moldova Maia Sandu/Net

Dunia

Moldova, Makin Terjebak dalam Krisis Gas Setelah 'Salah Memilih' Presiden

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 13:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Krisis gas alam di Eropa serta perselisihan mengenai pasokannya, membuat Moldova harus bersiap menyambut musim dingin yang menyedihkan. Di desa Talmaza, penduduk nampak berebut mendapatkan bahan bakar untuk memanaskan rumah mereka.

Itu berarti mereka juga akan terjerat dengan harga kayu bakar yang mendadak tinggi karena banyaknya permintaan. Sebagian penduduk terutama yang lanjur usia, berpikir bahwa mereka harus segera pergi mencari tempat yang lebih hangat.  

Anak-anak muda telah lama meninggalkan Talmaza. Begitu juga anak-anak muda dari penjuru Moldova yang memilih beremigrasi.
 

 
Beberapa pengamat mengklaim, apa yang terjadi di Moldova, adalah 'hukuman' yang harus diterima negara itu atas dukungannya memilih Maia Sandu, seorang presiden pro-Uni Eropa tahun lalu.

Moldova kini terperangkap dalam perebutan pengaruh antara Moskow dan Barat.

Rusia memiliki pengaruh yang besar dari mulai soal Transdniester, wilayah yang memisahkan diri Moldova di perbatasan timur dengan Ukraina, sampai pada masalah energi utama Moldova.

Sejak mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1992, Transdniester telah menerima dukungan ekonomi, politik, dan militer, termasuk ratusan tentara yang ditempatkan di sana, dari Moskow, meskipun tidak mengakui wilayah yang memisahkan diri itu sebagai negara merdeka.

Transdniester dapat mengkonsumsi banyak gas alam yang dikirim oleh Gazprom ke Moldova, tanpa harus membayar mahal, bahkan tidak membayar sama sekali.

Para politisi Moldova mengeluhkan dukungan kuat Rusia atas wilayah itu.

Sejak fenomena separatis ini ada, Transdniester belum membayar satu meter kubik gas yang dikonsumsinya, menurut  seorang politisi.

"Semua uang yang terkumpul, untuk pengiriman gas ke pelanggan di wilayah separatis, masuk ke anggaran mereka dan digunakan oleh pemerintah separatis untuk kegiatan sosialnya dan untuk mempertahankan rezim," ungkap Ion Sturza, politisi Moldova yang juga mantan perdana menteri, dalam komentarnya kepada Radio Liberty.

Perusahan gas lokal Moldovagaz yang akhirnya menanggung biaya pemakaian gas Transdniester. Hal yang sangat dikecam politisi.

Krisis gas di Moldova terjadi saat Eropa bergulat dengan meroketnya harga gas yang disebabkan oleh permintaan yang kuat secara global dan keengganan Gazprom untuk menyediakan pasokan tambahan ke pasar Eropa di luar yang dijamin melalui kontrak jangka panjang.

Beberapa orang melihat ini sebagai tekanan dari Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mendorong persetujuan akhir dari pipa Nord Stream 2, pipa gas alam Laut Baltik yang kontroversial ke Jerman yang menurut para kritikus akan memperketat cengkeraman energi Rusia di Eropa.

"Tentu saja, ini adalah alat untuk meyakinkan orang Eropa tentang perlunya meluncurkan Nord Stream 2," kata Serhiy Herasymchuk dari Dewan Kebijakan Luar Negeri Prism Ukraina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya