Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Diekstradisi dari Korea Selatan, Hacker Rusia Diadili di Amerika Serikat

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 10:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang tersangka peretas Rusia bernama Vladimir Dunaev muncul di pengadilan federal AS untuk menghadapi dakwaan atas perannya dalam organisasi kejahatan dunia maya transnasional. Ia sebelumnya diekstradisi dari Korea Selatan, Kamis (18/10) waktu setempat.

Departemen Kehakiman AS mengatakan dalam keterangannya bahwa Dunaev (38) adalah anggota organisasi kejahatan dunia maya yang menyebarkan trojan perbankan komputer dan rangkaian malware ransomware yang dikenal sebagai ‘Trickbot’.

“Trickbot menyerang bisnis dan korban di seluruh dunia dan menginfeksi jutaan komputer untuk pencurian dan tebusan, termasuk jaringan sekolah, bank, pemerintah kota, dan perusahaan di sektor perawatan kesehatan, energi, dan pertanian,” kata Wakil Jaksa Agung Lisa Monaco, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/10).


Surat dakwaan menuduh bahwa mulai November 2015, dan berlanjut hingga Agustus 2020, Dunaev bersama komplotannya mencuri uang, informasi rahasia, dan sistem komputer yang rusak dari korban yang tidak menaruh curiga, termasuk individu, lembaga keuangan, distrik sekolah, perusahaan utilitas, entitas pemerintah, dan bisnis swasta.

“Mereka diduga menggunakan jaringan konspirator dan programmer komputer lepas, yang dikenal sebagai Grup Trickbot, untuk membuat, menyebarkan, dan mengelola malware Trickbot, yang menginfeksi jutaan sistem komputer di seluruh dunia,” kata Departemen Kehakiman AS.

Puluhan etnis Rusia telah diekstradisi ke Amerika Serikat selama dekade terakhir untuk menghadapi tuduhan peretasan ketika DOJ meningkatkan perjuangannya melawan pandemi kejahatan dunia maya.

Amerika Serikat dipaksa untuk mengekstradisi negara-negara Rusia dari negara ketiga karena Rusia tidak menyerahkan warganya sendiri kepada penegak hukum asing.

Tersangka Dunayev terjebak di Korea Selatan sejak 2020 karena pandemi virus corona, menurut laporan media Seoul.

Paspor Rusia Dunayev telah kedaluwarsa dan sedang dalam proses mendapatkan yang baru dari Kedutaan Besar Rusia setempat untuk keluar dari Korea Selatan dan kembali ke tanah air.

Wakil Direktur FBI Paul Abbate memuji ekstradisi Dunaev.

Mengejar penjahat dunia maya membutuhkan kesabaran, keahlian, dan sumber daya yang cukup besar, tetapi FBI memiliki ingatan yang panjang dan akan memastikan bahwa aktor jahat ini tidak dapat menghindari deteksi atau menghindari tindakan penegakan hukum yang berat, menurutnya.

Ekstradisi Dunaev dari Korea Selatan ke Distrik Utara Ohio, yang berlangsung pada 20 Oktober, menandai titik tertinggi bagi Departemen Kehakiman, yang sering berjuang untuk menuntut peretas Rusia karena kurangnya perjanjian ekstradisi dengan Rusia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya