Berita

Presiden Serbia Aleksandar Vucic/Net

Dunia

Presiden Aleksandar Vucic: Berkat Bantuan China, Serbia Bisa Maju Bersama Negara-negara Makmur di Dunia

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 09:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Usai melakukan kunjungan singkatnya di Yunani, Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi tiba di Serbia pada Kamis sore (28/10) waktu setempat dalam tur empat negara Eropanya menjelang pertemuan G20 di Italia.

Setibanya di Beograd Wang Yi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Serbia Nikola Selakovic. Kedua menteri menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kementerian Luar Negeri China dan Serbia.

Selain bertemu rekannya, Menlu Wang Yi juga menggelar pertemuan empat mata dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic, di mana keduanya melakukan diskusi mencakup berbagai topik, termasuk saling mendukung di arena politik dunia dan kolaborasi ekonomi yang berkembang pesat.


“Kami memiliki hubungan yang luar biasa dan ‘persahabatan baja’,” kata Vucic, seperti dikutip dari CGTN, Jumat (29/10).

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Wang Yi dan Presiden Xi Jinping atas dukungan mereka terhadap Serbia. Yang secara positif mengejutkan saya adalah poin yang dia sampaikan hari ini: Perlunya kolaborasi kami di bidang robotika dan kecerdasan buatan. Dengan bantuan China, Serbia dapat maju bersama dengan negara-negara dunia yang paling makmur,” katanya.

Ekonomi menjadi salah satu topik terpenting dari pembicaraan pada Kamis di Beograd. Presiden Vucic mengumumkan bahwa pada saat ini, China dan Serbia bersama-sama mengerjakan proyek senilai 8 miliar dolar AS (setara 113.4 triliun rupiah).

Pada saat yang sama, menteri Wang Yi memuji hubungan antara kedua negara yang lebih dari sekadar hubungan pragmatis.

“Serbia adalah tempat khusus bagi kami," kata Wang Yi dalam konferensi pers.

“Orang China memiliki hubungan emosional khusus dengan Serbia. 1,4 miliar orang Cina tahu bahwa di bagian barat benua Euro-Asia, kami memiliki persahabatan baja, dan itu dengan Serbia,2 ujar Wang Yi.

“Orang China dan Serbia adalah negara heroik dengan tulang punggung,” katanya.

Analis di Beograd mengatakan kunjungan Wang Yi sangat sukses, baik di bidang politik maupun ekonomi. Setelah dua hari singgah di Serbia, Wang Yi akan melanjutkan tur Eropa empat negaranya dengan kunjungan ke Albania.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya