Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Retak Gara-gara AUKUS, Macron Minta Morrison Bertanggung Jawab Perbaiki Hubungan Prancis-Australia

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL Sisa-sisa kekesalan Prancis atas kesepakatan AUKUS yang berujung pada pembatalan kesepakatan kapal selam nuklir Naval Group tercermin dalam kalimat Presiden Prancis Emmanuel Macron selama percakapannya dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Kamis (28/10) waktu setempat.

Berbicara selama panggilan telepon, Macron memperingatkan Perdana Menteri Australia Scott Morrison bahwa Canberra telah merusak kepercayaan, dan ia harus harus bertanggung jawab untuk memperbaiki hubungan kedua negara setelah kesepakatan AUKUS.

“Keputusan sepihak Australia untuk mengurangi kemitraan strategis Prancis-Australia dengan mengakhiri program kapal selam laut demi proyek lain, memutuskan hubungan kepercayaan antara kedua negara,” isi pernyataan Istana Elysee, seperti dikutip dari Russian Today.


Prancis juga meminta Australia untuk melakukan tindakan nyata yang mencerminkan kemauan politik otoritas tertinggi Australia untuk mendefinisikan kembali dasar hubungan bilateral serta melanjutkan aksi bersama di Indo-Pasifik.

Percakapan antara kedua pemimpin adalah panggilan pertama sejak Canberra mengumumkan kesepakatan AUKUS bersamaa AS dan Inggris yang diresmikan pada September lalu.

Kantor Perdana Menteri Australia dalam pernyataannya menyampaikan bahwa Morrison senang dapat berbicara dengan Macron setelah menulis surat kepadanya awal bulan ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya