Berita

Ketua KPK Firli Bahuri/Net

Hukum

Ini Usulan Firli Bahuri Soal Wacana Jaksa Agung Tuntut Hukuman Mati Koruptor Asabri dan Jiwasraya

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 21:39 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wacana Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk menuntut terdakwa kasus korupsi PT Asabri dan Jiwasraya dengan hukuman mati disambut baik oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

Menurut Firli, dalam upaya menghilangkan korupsi dan perilaku koruptif di Indonesia, KPK telah melalukan berbagai upaya. Mulai dari memberikan kesadaran atas dampak korupsi, sehigga membangun karakter yang berintegritas dan menimbulkan budaya antikorupsi.

Hingga melalukan upaya pencegahan dengan memperbaiki sistem supaya tidak ada peluang dan kesempatan untuk korupsi. Upaya tegas dan keras dengan penindakan juga dilakukan dengan pemidanaan badan dan merampas seluruh aset para pelaku korupsi untuk menimbulkan orang takut melakukan korupsi.


“Tapi korupsi dan perilaku koruptif pun belum bisa terhenti. Saya menyambut baik dengan adanya gagasan Jaksa Agung RI tentang rencana untuk mengkaji hukuman mati kepada pelaku korupsi,” kata Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (28/10).

Terkait hal ini, Firli Bahuri menyarankan agar wacana ini didukung dengan perluasan pasal ancaman hukuman mati tidak hanya pada Undang-undang Tindak Pidana Korupsi saja.

“Karena ancaman hukuman mati hanya diatur dalam pasal 2 ayat 2 dan pasal 2 ayat 1 undang-undang tipikor. Perlu diperluas, tidak hanya tindak pidana korupsi dalam pasal 2 ayat 1 UU tipikor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” demikian Firli.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya