Berita

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/RMOL

Politik

Ngaku Capek Mecatin Kader PDIP, Megawati Soekarnoputri: Jadi Siapa yang Ndak Senang, Tolong Segera Mundur

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 19:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menegaskan anggota partai dan kader-kadernya agar taat pada aturan yang mengikat. Jika tidak suka, dipersilakan mundur.

Hal itu ditegaskan Megawati saat memberikan pidato di Peringatan Hari Sumpah Pemuda serta rangkaian acara peresmian Prasasti Taman UMKM Bung Karno, dan Penandatanganan 16 Kantor Partai yang diikuti oleh kader PDIP melalui virtual, Kamis sore (28/10).

Megawati mengatakan, partai merupakan organisasi politik. Ketika masuk menjadi anggota partai, maka harus mentaati semua aturan partai yang ada.


"Kita yang masuk menjadi anggota partai, ya harus, harus, harus, tiga kali taat kepada aturan partai yang mengikat. Melalui apa? Anggaran dasar dan rumah tangga," ujar Megawati seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/10).

Megawati menyatakan, dirinya sebagai Ketum PDIP merupakan orang yang bertanggung jawab atas aturan partai.

"Jadi kalau anda tidak loyal, atau ya tidak mau menjalankan tugas-tugas partai, ya jangan jadi orang partai," tegasnya.

Sampai sekarang ini, Megawati mengaku sudah sering mengingatkan sejumlah kader yang tidak taat ada aturan partai untuk hengkang dari artai berlambang banteng moncong putih.

"Mereka kalau ndak suka lagi sama PDI Perjuangan, silakan mengundurkan diri. Daripada saya capek pecat-pecat, mengundurkan diri saja, udah selesai. Itu hak kalian. Daripada saya pecati," tegas Megawati.

Megawati pun mengaku heran dengan pihak-pihak yang telah dipecat melakukan gugatan ke pengadilan.

"Saya suka ketawa. Sudah tahu ada aturannya, kenapa sih enggak dijalankan," katanya.

Padahal sambung Megawati, AD/ART merupakan hasil kongres partai yang dihadiri seluruh kader PDIP, dan menjadi keputusan mutlak semua anggota partai yang diserahkan kepada dirinya sebagai Ketua Umum terpilih.

"Jadi jangan di balik-balik. Selalu terus kalau sudah saya, pak Sekjen digugat, digugat karena katanya menyalahi. Loh kok menyalahi, aturannya ada. Jangan di balik-balik loh ya," tuturnya.

Jadi apabila ada kader yang tidak senang dengan aturan yang ada di PDIP, di hari sumpah pemuda ini Megawati menantang mereka untuk segera mundur dari keanggotaan partai.

"Lebih gampang begitu. Karena sampai hari ini insyaallah kalau ada gugatan kami menang, bukan saya yang menang loh, partai menang," ujarnya.

"Kenapa? Karena menuruti anggaran dasar rumah tangga. Bukannya hanya saya main pecat sembarangan," sambung Megawati menutup.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya