Data perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia per Kamis, 28 Oktober/Satgas Covid-19
Tambahan kasus sembuh Covid-19 pada Kamis petang (27/10) tidak lebih dari seribu kasus, atau tidak seperti hari-hari sebelumnya.
Meski begitu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 masih mencatat kasus sembuh lebih banyak dari jumlah orang yang terkonfirmasi positif pada hari ini.
Di mana, Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan secara nasional jumlah kasus positif bertambah sebanyak 723 orang. Sementara, untuk kasus sembuh mencapai 984 orang.
Jika dilihat detail, provinsi yang paling banyak menyumbang kasus positif baru pada hari ini adalah DKI Jakarta, yaitu sebanyak 131 orang positif. Sedangkan, untuk terbanyak kedua disumbang Jawa Barat sejumlah 111 orang. Sementara diurutan paling banyak ketiga ada di Jawa Tengah sejumlah 88 orang.
Namun secara total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah 4.086.759 orang atau sebanyak 96,3 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional sebanyak 4.242.532 orang.
Untuk kasus meninggal, Satgas mencatat bertambah sebanyak 34 orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 143.333 orang atau sebesar 3,4 persen dari total kasus positif.
Dilihat secara rinci, provinsi yang menyumbang angka kematian tertinggi pada hari ini adalah Jawa Tengah sebanyak 6 orang. Selain itu, Jawa Barat dan Jawa Timur yang mencatat kasus meninggal sebanyak 5 orang.
Sementara itu, untuk kasus aktif hari ini tercatat berkurang sebanyak 295 orang. Jika dilihat secara total, angkanya kini menjadi 12.440 orang atau sebanyak 0,3 persen dari total kasus positif.
Adapun untuk jumlah orang yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 7.248 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.
Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 164.229 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 259.541 sampel.
Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.123 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 30.791.978 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 46.040.621 sampel.