Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Bangun Pangkalan Militer di Tajikistan, Pengamat: Asia Tengah akan Jadi Fokus Utama Beijing

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 12:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China akan membangun pangkalan militernya di Tajikistan. Rencana pembangunan itu muncul ketika salah seorang pejabat Tajikistan memberitahu adanya peningkatan ancaman yang berasal dari tetangga selatannya, Afghanistan.

Belum ada konfirmasi resmi, tetapi langkah China itu menunjukkan betapa Beijing mengkhawatirkan ketidakstabilan di Afghanistan.

Laporan dari Radio Liberty mengungkapkan bahwa Tajikistan sendiri telah menyetujui pembangunan pangkalan militer tersebut. Pangkalan itu terletak di dekat perbatasan negara itu dengan Afghanistan.


"Tajikistan menawarkan untuk mentransfer kendali penuh atas pangkalan militer China yang sudah ada sebelumnya di negara itu, dan membebaskan sewa di masa depan dengan imbalan bantuan militer dari China,” tulis Radio Liberty.

Laporan itu sekaligus mengingatkan jejak sejarah militer China yang sudah tumbuh di Tajikistan. Saat ini, jejak militer itu akan kembali dilanjutkan ketika Beijing dan tetangganya di kawasan itu mengalihkan perhatian mereka ke situasi keamanan yang semakin lemah di Afghanistan sejak pengambilalihan Taliban pada pertengahan Agustus.

Raffaello Pantucci, rekan senior di Royal United Services Institute London, mengatakan, keputusan Tajikistan untuk bekerja sama dengan China membangun fasilitas tersebut menunjukkan salah satu contoh kemitraan kedua negara.

"Fakta bahwa kami terus melihat aktivitas ini di Tajikistan menunjukkan tingkat kepedulian China terhadap Afghanistan dan kawasan," kata

Di masa lalu, China sudah mengoperasikan pangkalan militer di Tajikistan di wilayah Murghab dekat perbatasan Afghanistan di daerah terpencil dekat Koridor Wakhan. Namun, tidak ada yang menyadari hal ini, karena baik Tajikistan maupun China menyangkal keberadaan fasilitas itu.

Fasilitas diyakini telah beroperasi setidaknya selama lima tahun dan menjadi subjek penyelidikan baru-baru ini oleh media Radio Liberty yang menunjukkan personel Tiongkok mengambil peran yang semakin besar di daerah tersebut.

Dokumen resmi mengatakan bahwa personel China beroperasi di pangkalan di Tajikistan, tetapi saat ini dimiliki oleh Dushanbe.

Kembali kepada rencana pembangunan pangkalan militer, menurut laporan, proposal untuk mentransfer kepemilikan pangkalan ke China telah disampaikan oleh Presiden Tajik Emomali Rahmon kepada Menteri Pertahanan China Wei Fenghe ketika ia mengunjungi ibukota Tajik , Dushanbe, pada bulan Juli lalu.

Pembangunan fasilitas baru itu telah disetujui di majelis rendah parlemen Tajikistan pada Rabu (27/10) ketika anggota parlemen memberikan suara pada kesepakatan yang dicapai antara Kementerian Dalam Negeri Tajikistan dan Kementerian Keamanan Publik China.

"Ini menyoroti bagaimana Asia Tengah akan menjadi fokus utama perhatian China," kata Pantucci.

Ke depan, Beijing mungkin berjuang untuk menghindari dirinya terjerat dalam masalah keamanan regional, tambahnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya