Berita

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bersama sang istri lakukan kunjungan tiga hari ke Irlandia, disambut oleh Presiden Michael D Higgins beserta istri, dan dua anjing mereka, Brod dan Misneach/Net

Dunia

Berkunjung ke Aras an Uachtarain, Presiden Steinmeier Beri Sinyal Kuat Eratnya Hubungan Jerman-Irlandia

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 10:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kediaman resmi Presiden Michael D Higgins di Dublin nampak semarak di Rabu siang (27/10) waktu setempat. Puluhan tentara berbaris dalam sebuah upacara penghormatan menyambut kedatangan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier.

Steinmeier, yang ditemani oleh istrinya Elke Büdenbender, tiba di Irlandia untuk memulai kunjungan kenegaraan selama tiga hari.

Presiden Michael D Higgins dan istrinya Sabina, menyambut Steinmeier dengan suka cita. Mereka berfoto bersama dengan dikelilingi oleh Brod dan Misneach, dua anjing kesayangan Higgins.


Usai upacara penghormatan, Steinmeier membunyikan Lonceng Perdamaian dan menanam pohon Oak Irlandia di halaman  Aras an Uachtarain, kediaman resmi sekaligus tempat kerja Presiden Higgins

Dia juga menyempatkan melakukan kunjungan dan meletakkan karangan bunga di Garden of Remembrance, taman peringatan yang terletak di Dublin, yang didedikasikan untuk mengenang para pahlawan.

Steinmeier juga bertemu dengan Taoiseach (jabatan sekelas perdana menteri) Michael Martin di Government Buildings.

Kunjungan Steinmeier dilakukan di tengah ketidakpastian tentang Brexit dan keluarnya Inggris dari UE.

Selanjutnya, Steinmeier dan Higgins membahas berbagai masalah, termasuk pandemi global Covid-19, KTT perubahan iklim COP26, masa depan Eropa, dan situasi di Afghanistan.

Higgins juga menyoroti hubungan yang kuat antara kedua negara.

“Presiden Higgins juga berterima kasih kepada Jerman atas dukungannya selama negosiasi Brexit baru-baru ini, terutama terkait dengan Protokol Irlandia Utara,” isi pernyataan yang dikeluarkan Aras an Uachtarain, seperti dikutip dari Irish Times, Kamis (28/10).

“Pentingnya membangun hubungan yang kuat antara kedua negara pasca-Brexit juga dibahas.”

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya