Berita

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Pesan Mardani Kepada Jokowi: Tolong Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kita Agar Persatuan dan Toleransi Menguat

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 20:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penyebab terjadinya politik identitas yakni sistem pendidikan yang kurang diperkuat di era pandemi Covid-19 saat ini. Pasalnya, pelengkap harmoni dan toleransi antar sesama terbangun dari adanya pendidikan yang cukup baik.

Begitu yang dikatakan anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera, dalam acara disukusi Empat Pilar MPR RI dengan tema Merawat Persatuan dan Menolak Politik Identitas Menjelang Pilpres 2024, Media Center MPR/DPR/DPD RI, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (27/10).

Mardani menyampaikan, selama ini Indonesia tidak memiliki masalah dengan harmonisasi dan toleransi antar umat beragama, karena pendiri bangsa sudah menetapkan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan dalam keragaman.


"Tinggal memang di era internet seperti sekarang, di mana setiap kepala bebas mencari masukan, kita perlu membuat sistem pendidikan yang lebih mampu melakukan internalisasi dialog, diskusi kolaborasi dalam bab yang kritis seperti ini," ucap Mardani.

Menurutnya, politik identitas pernah dibahas Francis Fukuyama dalam salah sau buku yang ditulisnya. Yang mana diceritakan realitas politik di Amerika Serikat yang juga pernah mengalami dinamika politik identitas yang semakin menguat karena kualitas pendidikan yang mennurun.

"Tapi semakin kuat kualitas pendidikan makin openmind, makin terbuka," tuturnya.

Di Indonesia sendiri, Mardani mengapresiasi beberapa inisiatif yang dilakukan Menteri Pendiikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, yang mulai menggalakkan program merdeka belajar dan kampus merdeka.

"Itu buat saya sebuah terobosan yang baik. Tinggal pada tataran aplikasi dan eksekusi itu perlu reformasi birokrasi yang luar biasa," katanya.

Maka dari itu, Mardani berpesan kepada Presiden Joko Widodo untuk menjaga kualitas pendidikan di Indonesia. Terlebih dalam kurun waktu setahun lebih ini sistem pendidikan di Indonesia cukup menurun, lantaran adanya pandemi Covid-19 yang mengharuskan siswa untuk belajar secara daring.

“Mumpung bapak Jokowi masih tiga tahun menjabat dan posisi kuat, saya pesan kalau boleh Pak Jokowi reformasi pendidikan kita diperkuat, ujungnya reformasi pendidikan, tapi di belakang ada reformasi tentang revolusi mental, reformasi birokrasi, reformasi tata politik dalam kerangka mudah-mudahan mampu menghasilkan pendidikan yang membebaskan," katanya.

"Jangankan kita di Indonesia, di negara-negara yang perbedaan selalu ada pun mesti. Karena itu titip saya, persatuan kita dan toleransi kita kian menguat politik identitas kian mengecil, ketika kualitas pendidikan kita berkembang. Kualitas pendidikan ini tentu pelajar yang menjadi subjek Nomor satu," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya