Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Bantah Kemenag Hadiah Negara untuk NU, Jokowi Disarankan Tunjuk Kader Muhammadiyah Gantikan Menag Yaqut

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 18:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Agar membantah pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Choumas, Presiden Joko Widodo disarankan mencopot Yaqut dari jabatan Menag dan menunjukkan dari kalangan Muhammadiyah.

Demikian dikatakan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/10).

Menurut Muslim, langkah itu perlu dilakukan Jokowi lantaran Yaqut sebagai Menag lebih banyak memproduksi masalah dibanding mengurus Kementerian Agama (Kemenag).


"Bacakan pengumuman batalkan haji saja pakai biaya Rp 21,7 miliar. Di Hari Santri Nasional 21 Oktober, seorang santri ditunjuk sebagai Menteri Agama. Ini jabatan Menteri Agama dianggap main-main. Dan Kemenag itu hadiah buat NU. Banyak bikin gaduh dan keributan," ujar Muslim Arbi, Selasa (26/19).

Sehingga kata Muslim, sebaiknya Jokowi segera mencopot Yaqut dari jabatan Menag agar kegaduhan di masyarakat dapat diminimalisir.

"Sebaiknya dicopot saja. Dan Kementerian Agama sebaiknya dari Muhammadiyah saja. Agar tidak terkesan Jokowi hanya utamakan NU," pungkas Muslim.

Sebelumnya pernyataan Menag Yaqut menjadi kontroversi. Sebab, di hadapan santri dan pengasuh pondok pesantren Ketua Umum GP Ansor itu mengutarakan bahwa Kemenag hadiah negara untuk NU.

Usai menjadi sorotan, Yaqut mengklarifikasi bahwa apa yang ia sampaikan adalah bermotif motivasi pada para santri yang hadri di acara Hari Santri Nasional yang dilakukan Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI NU).

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Di Depan Mahasiswa, Direktur Pertamina Beberkan Strategi Jaga Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:19

PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, Pengguna EV Kini Makin Nyaman

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Polri Panen Raya Jagung di Bengkayang

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Viral Sarden Disebut Bukan UPF, Ini Penjelasannya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:11

OPM Diduga Dalang Pembunuhan Delapan Penambang Emas di Distrik Korawai

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:05

Mengenal Duck Syndrome yang Viral di Media Sosial, Ini Pengertian dan Dampaknya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:04

MBG Tetap Prioritas meski Anggaran Dipangkas

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:46

Pidato Prabowo ke Golkar Dinilai Bukan Sekadar Candaan

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:42

Cirebon Raya Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:33

Hubungan Baik Prabowo-Megawati Perlihatkan Kepemimpinan Inklusif

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:32

Selengkapnya