Berita

Jajaran Direksi bank bjb di acara Analyst Meeting Triwulan III-2021 dan Public Expose bank bjb 2021 di Bandung, Selasa (26/10)./Dok

Bisnis

Torehkan Kinerja Positif Hingga Triwulan III-2021, Laba bank bjb Tumbuh 17,5 Persen

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 15:39 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten (bank bjb) terus memperlihatkan pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan sepanjang tahun 2021. bank bjb berhasil membubuhkan laba bersih Rp1,4 triliun atau tumbuh 17,5% secara year on year.

“Catatan positif bank bjb ini seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi nasional yang bergerak positif. Kendati situasi pandemi masih menunjukkan ketidakpastian, bank bjb dengan gerak cepat melalui serangkaian strategi inovasi sanggup mengonversi tantangan yang dihadapi dalam segala lini usaha menjadi peluang untuk tetap bertumbuh," ujar Yuddy Renaldi selaku Direktur Utama bank bjb dalam acara Analyst Meeting Triwulan III-2021 dan Public Expose bank bjb 2021 di Bandung, Selasa (26/10).

Yuddy menambahkan, tren yang menggembirakan ini juga tidak lepas dari soliditas internal dan kerja sama yang berorientasi kemitraan dengan semangat untuk bertumbuh maju bersama para mitra sehingga kepercayaan publik terhadap bank bjb semakin menguat beriringan dengan pertumbuhan usaha


Pada tahun kedua Indonesia bergelut dengan pandemi Covid-19 ini, bank bjb sanggup mempertahankan kinerja positif. Ini membuktikan bahwa bank bjb merupakan perusahaan yang adaptif dan agile dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan.

Kelenturan dan adaptabilitas perseroan ini tidak terlepas dari kecakapan pengelola dalam menerjemahkan prinsip tata kelola yang baik dan visi pertumbuhan berkelanjutan melalui langkah strategis yang sesuai dengan kebutuhan ekspansi.

Kinerja positif perusahaan ini menjadi bekal penting bagi bank bjb dalam menjaga ritme ekspansi yang terus melangkah maju. Di sisi lain, hal ini juga mencerminkan citra positif perusahaan yang senantiasa terjaga dengan baik seiring dengan semakin bertumbuh besarnya harapan publik terhadap bank bjb sebagai mitra usaha untuk berkembang dan bertumbuh bersama.

Berdasarkan catatan resmi perseroan, bank bjb berhasil membubuhkan laba bersih Rp1,4 triliun atau tumbuh 17,5% secara year on year. Total nilai aset yang dimiliki bank bjb pun tumbuh sebesar 7,9% year on year (y-o-y) menjadi Rp159,3 triliun memasuki kuartal ke-3 di 2021.

Sektor kredit yang menjadi salah satu penopang pertumbuhan laba tumbuh 6,9% y-o-y, berada di atas rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional data per Juli 2021 yaitu sebesar 2,21%, dengan total jumlah kredit yang disalurkan mencapai sebesar Rp95,1 triliun.

Tingkat risiko dapat terkelola dengan baik yang mencerminkan terjaganya kualitas penyaluran kredit perusahaan dengan rasio kredit macet (Non Performing Loan/NPL) di angka 1,3%, jauh dari angka rata-rata NPL bank nasional berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juli 2021 yakni 3,35%.

Disamping kinerja secara finansial, bank bjb juga concern terhadap bisnis yang berkelanjutan dengan senantiasa memperhatikan aspek-aspek Environment, Social dan Governance. Mengacu pada POJK 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik juga sebagai salah satu Indonesia First Movers on Sustainable Banking, bank bjb berkomitmen untuk melangkah satu demi satu untuk menjadi perbankan yang sustainable.

Dari aspek pembiayaan kami memiliki portofolio berkelanjutan yang disalurkan pada sektor UMKM, transportasi ramah lingkungan, energi terbarukan, pencegahan polusi, dan sustainable sector lainnya. Dari sisi inklusi kami memiliki Pesat atau Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu yang merupakan pusat dari pembentukan wirausaha baru.

Di masa pandemi kegiatan sosial gencar dilakukan baik untuk penghimpunan dana di lingkungan pegawai untuk disalurkan melalui kegiatan sosial maupun vaksinasi yang sampai dengan saat ini 93% pegawai telah di vaksinasi. bank bjb juga mendorong pengurangan penggunaan kertas baik lingkungan bank sendiri maupun Pemerintah Daerah sebagai strategic partner bank bjb melalui penyediaan berbagai aplikasi seperti SP2D online, pembayaran pajak secara elektronik.

Secara tata Kelola bank bjb saat ini menuju standar ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), memiliki Unit Pengendalian Gratifikasi yang bekerjasama dengan KPK sejak tahun 2011, Whistle Blowing System (WBS) yang dapat diakses publik via website dan Fraud Detection System

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya