Berita

Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalimantan Selatan mendesak KPK tersangakakan Bupati Hulu Sungai Utara/Ist

Hukum

KPK Didesak segera Tersangkakan Bupati Hulu Sungai Utara

SELASA, 26 OKTOBER 2021 | 12:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Operasi senyap yang kerap dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diapresiasi elemem masyarakat dari Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalsel, termasuk OTT di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) beberapa waktu lalu.

Namun menurut KAKI, OTT HSU belum benar-benar menangkap aktor penting dalam kasus pengadaan barang dan jasa di Kabupaten HSU tahun 2021-2022.

"Kami, masyarakat HSU dan Kalsel mengapresiasi OTT KPK dengan menetapkan tiga tersangka, termasuk Plt Kepala Dinas. Tetapi itu belum menyentuh aktor utama. Bagaimana mungkin hanya seorang pejabat Plt bisa mengendalikan itu semua?” ujar Direktur LSM KAKI Kalsel, Akhmad Husaini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/10).


Salah satu yang perlu diusut tuntas adalah dugaan keterlibatan Bupati HSU, Abdul Wahid yang juga sudah diperiksa KPK. Bahkan rumah dinas Bupati HSU juga sudah sempat digeledah oleh KPK.

“Harusnya ada penjelasan soal uang yang disita KPK dari rumah dinas tersebut. Kami juga mendesak KPK menetapkan Bupati HSU sebagai tersangka dan menahannya,” tegas Husaini.

Pihaknya juga menyoroti banyak dugaan korupsi di Kalsel. Dikatakannya, dugaan korupsi pasca OTT KPK di HSU hanyalah salah satu dari berbagai kasus lain.

“Kami juga menyoroti kasus lainnya seperti di kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Batola, dan di Kabupaten Banjar,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya