Berita

Wakil Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu dan Direktur BSDE Lie Jani Harjanto menandatangani kerjasama kredit korporasi di BSD, Senin (25/10)./Dok

Bisnis

Bank BTN Kucurkan Kredit Korporasi Rp 2 Triliun ke Bumi Serpong Damai

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 19:46 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menandatangani kerjasama fasilitas kredit korporasi  dengan  PT Bumi Serpong Damai Tbk senilai Rp 2 Triliun. Fasilitas kredit yang diberikanadalah  term loan dengan tenor 84 bulan.  

Penandatanganan akad kredit tersebut dilakukan oleh Wakil Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu dan Direktur BSDE Lie Jani Harjanto di BSD,  Senin (25/10).

Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon menilai kerjasama yang dibangun dengan BSDE secara khusus akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dalam bersinergi membangun sektor properti di tengah guncangan pandemi yang sudah berjalan 2 tahun ini.


“Sebagai bank dengan fokus utama di sektor perumahan, kami mendukung para stakeholder properti termasuk pengembang  seperti BSDE untuk tetap ekspansif selama  pemulihan ekonomi berjalan dan kami optimistis  dengan fasilitas kredit yang kami berikan, BSDE akan lebih ekspansif membangun proyek properti yang bermutu,” kata Nixon usai menandatangani perjanjian kredit dan kerjasama layanan perbankan dengan BSDE.

Bumi Serpong Damai Tbk atau BSDE merupakan perusahaan terbuka yang tergabung dalam Sinarmas Grup dan telah memiliki pengalaman lebih dari 37 tahun di bidang properti dengan aset, ekuitas, land bank, serta operating cashflow terbesar di Indonesia.  Adapun hingga saat ini Sinarmas Group telah mendapatkan plafond kredit BTN sebesar Rp 3,5 Triliun.

“Kami merangkul seluruh pengembang di Indonesia, baik perumahan subsidi atau non subsidi untuk bersama-sama membangun ekosistem perumahan di Indonesia sesuai dengan visi Bank BTN menjadi The Best Mortgage Bank in South East Asia pada tahun 2025,” kata Nixon.

Untuk mencapai target tersebut,  Bank dengan kode saham BBTN itu memperluas penyaluran kredit tidak hanya di segmen kredit konsumer tapi juga selektif mengucurkan kredit korporasi ke perusahaan yang prospektif dan relevan dengan bisnis utama Bank BTN.

Sepanjang Januari - September 2021, Bank BTN telah menyalurkan kredit korporasi yang telah disalurkan perseroan mencapai Rp 4,70 triliun.

"Kredit korporasi telah kami salurkan ke beberapa segmen dengan mayoritas di infrastruktur, high rise building, landed house," kata   Nixon.

Pemberian kredit korporasi ini menunjukkan eksistensi Bank BTN dalam  menjalankan fungsi intermediasi. "Kami menargetkan dapat mengalirkan kredit korporasi hingga akhir tahun ini sekitar Rp 11 triliun," kata Nixon.

Selain penyaluran kredit korporasi dengan BSDE pada kesempatan yang sama, Bank BTN juga menandatangani perjanjian kerjasama layanan perbankan. Nixon berharap BTN dapat menjadi mitra Utama BSDE untuk menyediakan produk dan layanan perbankan yang lengkap dan komprehensif diantaranya BTN Solusi, KPR,  cash management dan sebagainya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya