Berita

Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoev memberikan suaranya pada 24 Oktober 2021/Net

Dunia

Menang Mudah, Shavkat Mirziyoev Jadi Presiden Uzbekistan untuk Masa Jabatan Kedua

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 16:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Uzbekistan telah menyelesaikan pemilihan dengan hasil akhir yang menunjukkan bahwa Shavkat Mirziyoev akan menjalani masa jabatan keduanya sebagai presiden negara itu.

Para pemilih di negara terpadat di Asia Tengah itu memberikan suara pada 24 Oktober dalam pemilihan yang telah diramalkan bakal dimenangkan Mirziyoev dengan mudah.

Dengan raihan 90 persen suara, Mirziyoev akan meneruskan langkahnya untuk memperbaiki negara itu, menghentikan rezim represif pendahulunya, dan meluncurkan program reformasi radikal dan ekstensif.
Para pemilih yang diwawancarai oleh Radio Liberty mengatakan, mereka secara bulat mendukung petahana. Mengatakan bahwa kehidupan mereka telah meningkat secara nyata selama masa jabatan pertamanya.

Para pemilih yang diwawancarai oleh Radio Liberty mengatakan, mereka secara bulat mendukung petahana. Mengatakan bahwa kehidupan mereka telah meningkat secara nyata selama masa jabatan pertamanya.

Di antara pujian pada pemilihan yang berlangsung aman dan itu hanya ada satu kritik yang terdengar; tidak adanya tokoh oposisi yang nyata dalam pemungutan suara.

Apakah calon lainnya tersingkir karena adanya hambatan administratif, ternyata tidak. Warga benar-benar telah tahu siapa yang akan mereka pilih.

“Tidak,” kata pemilih menjawab pertanyaan apakah kurangnya kandidat oposisi adalah masalah.

"Saat ini hidup saya menjadi jauh lebih mudah. Hal-hal sekarang stabil. Toko-toko penuh. Anda dapat menukar uang dengan dolar. Saya memilih presiden (petahana) tentu saja. Siapa lagi yang harus saya pilih?” kata seorang warga.

Mirziyoyev sangat populer di negeri itu. Kemakmuran yang dibawa pemerintahannya membuat rakyat nyaman. Padahal, Mirziyoyev melawan empat kandidat lainnya, yang semuanya didukung oleh kekuatan yang ada.

Mayoritas pemilih di negara terpadat di Asia Tengah itu memang percaya bahwa Uzbekistan sedang menuju ke arah yang benar. Mayoritas pemilih pada tahap ini kurang tertarik untuk dapat menjalankan pilihan lainnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya