Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Kereta Cepat Jakarta Bandung Semoga Tak Senasib Bandara Kertajati

SENIN, 25 OKTOBER 2021 | 07:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung terus menuai kontroversi di publik. Apalagi setelah di tengah jalan biaya pembangunannya membengkak dari 6,07 miliar dolar AS menjadi 8 miliar dolar AS.

Selain anggaran yang membengkak, proyek ini juga diragukan bisa membuat negara untung. Apalagi ekonom senior Faisal Basri sudah tegas menyebut proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung tidak layak secara bisnis, sehingga dipastikan sulit balik modal.

Bahkan, Faisal Basri menggunakan analogi sampai kiamat pun proyek tersebut tidak akan bisa menutup investasi yang sudah keluar.


Kini, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule berharap agar nasib proyek ini tidak seperti Bandara Kertajati Jawa Barat. Di mana proyek dikebut tanpa ada tujuan pasti bahkan terkesan “mangkrak” dari segi kegunaan.

“Kereta Cepat Jakarta-Bandung semoga tak senasib Bandara Kertajati. Maka itu, bangun infrastruktur mesti dilakukan dahulu feasibility study, baik proyek dan bisnisnya,” kata Iwan Sumule kepada redaksi, Senin (25/10).

Lebih lanjut, Iwan Sumule mengingatkan Presiden Joko Widodo pada janji untuk tidak menggunakan APBN dalam proyek ini.

Menurutnya, langkah-langkah terukur dan cepat perlu dilakukan dalam menyikapi pembangunan kereta cepat. Apalagi jika memang benar-benar tidak bisa balik modal selamanya.

“Di satu sisi, pemerintah juga lagi ngebut ibukota negara pindah. Jadi untuk apa semua ini,” tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya