Berita

Politisi senior PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno/Net

Politik

Hendrawan Supratikno: Jokowi Berani Ambil Risiko, SBY Terkenal Hati-hati

MINGGU, 24 OKTOBER 2021 | 12:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Setiap kepemimpinan memiliki coraknya masing-masing. Untuk itu, masyarakat diminta untuk tidak membandingkan antara kepemimpinan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Joko Widodo.

Begitu pesan politisi senior PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu siang (24/10).

"Tentu setiap pemimpin punya ciri dan gaya berbeda,” kata Hendrawan.


Menurutnya, Presiden Jokowi memiliki latar belakang pengusaha dan kerap mempertimbangkan efek manfaat dan mudharat dalam memimpin negara.

"Pak Jokowi lebih bercorak pendobrak. Jika aspek manfaat-mudarat sudah dihitung, dia berani ambil risiko,” ucapnya.

Sementara SBY berlatar belakang milter, terlalu memikirkan apa saja yang akan dikeluarkannya untuk negara. Sehingga jatuh pada keragu-raguan untuk mengambil sebuah kebijakan.

"SBY terkenal sangat hati-hati lebih menonjol sebagai pemikir. Ditengarai sering ragu-ragu untuk membuat dobrakan, sehingga lawan ideologis pun dipelihara dan diberi ruang bertumbuh,” katanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya