Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pemerintah Ethiopia Luncurkan Serangan Udara ke Tigray, Warga Sipil Turut Jadi Korban

MINGGU, 24 OKTOBER 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Ethiopia melancarkan serangan udara ke ibukota ilayah Tigray, Mekelle untuk melawan kelompok pemberontak Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF), namun juga melukai sejumlah warga sipil.

Dikutip dari laporan Reuters, serangan yang terjadi pada Jumat (22/10) itu juga mengenai universitas di Mekelle. Sementara sebuah penerbangan PBB yang membawa pekerja bantuan kemanusiaan batal mendarat di sana.

Kepala bantuan global PBB Martin Griffiths mengatakan PBB belum menerima peringatan sebelumnya tentang serangan di Mekelle dan telah menerima izin yang diperlukan untuk penerbangan tersebut.


"Insiden itu menimbulkan kekhawatiran serius bagi keselamatan pekerja bantuan yang mencoba membantu warga sipil yang membutuhkan," kata Griffiths.

Ia menambahkan bahwa semua pihak dalam konflik harus menghormati hukum humaniter internasional termasuk melindungi staf dan aset kemanusiaan dari bahaya.

Ke-11 penumpang dalam penerbangan Jumat adalah pekerja bantuan yang bepergian ke wilayah di mana sekitar 7 juta orang, termasuk 5 juta di Tigray, membutuhkan bantuan kemanusiaan, kata pejabat PBB lainnya kepada wartawan di New York.

Menurut laporan dari televisi yang dikuasai TPLF, 11 warga sipil turut menjadi korban dalam serangan tersebut.

Jurubicara pemerintah mengatakan target merupakan markas TPLF dan membantah serangan telah mengenai universitas.

Konflik di Tigray terjadi sejak tahun lalu, ketika pemerintah Ethiopia meluncurkan kampanye untuk membasmi TPLF.

Sekarang ada lebih dari 500.000 orang terlantar di wilayah Amhara dan jumlah itu berkembang pesat karena pertempuran terakhir.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya