Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dubes Han Zhiqiang: China Janji, Mahasiswa Thailand Jadi yang Pertama Diijinkan Masuk Saat Pintu Dibuka

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 13:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China memastikan bahwa pelajar Thailand akan menjadi yang pertama diizinkan masuk kembali ke negara itu setelah negara tersebut membuka kembali perbatasannya.

Kepastian tersebut disampaikan duta besar China untuk Thailand Han Zhiqiang, saat wawancara bersama media online pada Rabu (20/10).

Seruan mahasiswa Thailand untuk melanjutkan studi mereka di China adalah salah satu topik yang diangkat selama wawancara. Sementara hingga saat ini Beijing belum mengizinkan mahasiswa asing untuk melanjutkan studi mereka di China setelah menutup perbatasan ketika pandemi virus corona pecah pada Maret tahun lalu.


Ditanya apakah mungkin untuk memperkenalkan sistem karantina untuk siswa Thailand, Han mengatakan pihak berwenang China sedang menangani masalah ini.

"Jika pemerintah China siap mengizinkan ratusan ribu mahasiswa internasional untuk kembali, mahasiswa Thailand akan menjadi yang pertama," kata Han, seperti dikutip dari Bangkok Post, Jumat (22/10).

Dalam wawancara tersebut Han juga menjelaskan situasi terkini di China, di mana negara itu saat ini telah menyaksikan kebangkitan infeksi yang terkait dengan kasus impor.

Duta Besar mengatakan lebih banyak tindakan pencegahan diterapkan ke universitas karena risiko penularan terkait dengan mereka memiliki kerumunan besar.

Dia berharap para siswa dapat memahami kebutuhan China untuk memberlakukan pembatasan perjalanan untuk melindungi negara dari lebih banyak wabah.

Lebih dari 30.000 mahasiswa Thailand terdaftar dalam program studi di China, menjadikan mereka kelompok mahasiswa asing terbesar kedua di sana, setelah Korea Selatan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya