Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Joe Biden Akui Khawatir dengan Ancaman Rudal Hipersonik Nuklir China

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 08:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyatakan keprihatinannya secara terang-terangan atas ancaman rudal hipersonik China yang baru diujicobakan.

Hal itu diungkap oleh seorang reporter CNN Kaitlan Collins lewat unggahannya di Twitter pada Rabu (20/10).

"Bertanya apakah ia peduli pada rudal hipersonik, Presiden Biden mengatakan 'Ya'," cuitnya.


Pada Agustus, China telah menguji rudal hipersonik berkemampuan nuklir yang disebut-sebut telah mengejutkan intelijen AS.

Mengutip laporan The Financial Times, rudal hipersonik China memiliki kemampuan luar angkasa yang sangat canggih. Itu lantaran China meluncurkan roket yang membawa kendaraan luncur hipersonik terbang melalui ruang orbit rendah, sebelum meluncur menuju sasarannya.

"Itu meleset dari target sekitar dua lusin mil, tetapi menunjukkan kemajuan luar biasa China pada senjata hipersonik," tulis The Financial Times mengutip lima sumber.

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki sebelumnya menolak mengomentari laporan tersebut. Tetapi pada Rabu, ia mengatakan Washington telah menyuarakan keprihatinan mengenai senjata hipersonik China melalui saluran diplomatik.

Psaki juga sebelumnya mengatakan Amerika Serikat menyambut persaingan yang ketat tetapi tidak ingin persaingan itu berubah menjadi konflik dan pemerintahan Biden juga telah menyampaikan pesan itu ke China secara pribadi.

AS, Rusia, dan China telah berlomba mengerjakan senjata hipersonik. Pada Juli, Rusia telah menguji coba satu rudalnya. Sementara AS berencana untuk melengkapi semua kapal perusak Angkatan Lautnya dengan rudal hipersonik yang lima kali lebih cepat dari kecepatan cahaya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya