Berita

Suasana sidang lanjutan kasus Asabari/Ist

Hukum

Sidang Kasus Asabri: Betty Halim Akui Heru Hidayat Pemilik Millennium Capital Management

RABU, 20 OKTOBER 2021 | 02:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kehadiran mantan Komisaris PT Sinergi Millenium Sekuritas Millenium Danatama Sekuritas (MDS), Betty Halim, sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi di PT Asabari dengan terdakwa Sonny Wijaya, Jimmy Sutopo, dan Heri Setianto, menguak sebuah fakta.

Persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat, Selasa  (19/10), menghadirkan 13 orang saksi.

Dalam kesaksiannya, Betty menyebut MDS bergerak di bidang perantara (broker) pedagang efek. Sedangkan Asabri merupakan klien MDS sejak pertengahan 2013, termasuk juga perusahaan-perusahaan Reksadana.


"Basically, MDS hanya mentransaksikan saham klien ke klien. Jadi klien yang menginstruksikan beli atau jual,” ujar Betty dalam keterangannya.

Saat diminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menjelaskan saat bertransaksi dengan Millennium Capital Management (MCM) yang merupakan pengelola Reksadana Asabri yang juga klien MDS, siapa penentu pembelian saham tersebut, secara tegas Betty menjawab Heru Hidayat.

“Apakah Heru Hidayat, Joko Hartono Tirto, atau Moudy," tanya JPU.

Betty menjawab, sepengetahuannya, pemilik PT Millenium Capital Manajemen (MCM) adalah Heru Hidayat.

Hal itu dia ketahui berdasarkan informasi lisan dari mantan adik iparnya, Liem Anggie, bahwa Heru Hidayat telah membeli keseluruhan perusahaan itu sekitar 2010 silam.

“Dalam kesaksian Anggie terdahulu juga dikatakan MCM sudah dijual, namun dibantah oleh Heru," kata Ketua Majelis Hakim menambahkan keterangan Betty.

Di sisi lain, Betty juga menyatakan tidak pernah menyarankan MI pengelola dana Asabri untuk membeli saham-saham tertentu.

"Penentuan pembelian saham itu di ranahnya MCM,” singkatnya.

Hal menarik lainnya adalah bantahan Betty, bahwa dia mengaku tidak pernah memperkenalkan Heru Hidayat dengan Hari Setianto, selaku Direktur Asabri saat itu.

Selanjutnya, di persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Eko Purwanto, juga mempertanyakan soal restrukturisasi saham -saham Asabri oleh Heru Hidayat dan Joko Hartono Tirto, sebagaimana yang tertulis di dalam BAP Betty.

Pasalnya, PT Asabri  dibawah kepemimpinan Sonny Widjaya dalam upayanya untuk  penyelamatan dan restrukturisasi portofolio Saham dan Reksadananya mempercayakan pengelolaannya kepada Heru Hidayat dan Joko Hartono Tirto yang kemudian bekerjasama dengan Komite Investasi Asabri.

Sehingga muncul pertanyaan, bagaimana mungkin Sonny Widjaya dan Komite Investasi Asabri dapat memberikan kepercayaan begitu besar kepada Heru Hidayat dan Joko Hartono Tirto tanpa adanya rekomendasi dari seseorang yang sangat berpengaruh dan berkuasa.

Rasanya sangat tidak mungkin mereka akan berani mempertaruhkan nasib, reputasi, dan dana triliunan rupiah tanpa hal tersebut.

Karena itu kalangan investor dan pelaku pasar modal juga berharap agar proses penegakkan hukum yang berkeadilan, transparan, dan objektif dapat berjalan secara konsisten.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya