Berita

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern/Net

Dunia

Selandia Baru Perpanjang Lockdown Kota Auckland Hingga Dua Pekan

SENIN, 18 OKTOBER 2021 | 14:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selandia Baru akan memperpanjang lockdown untuk kota terbesarnya, Auckland, selama dua pekan.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan perpanjangan lockdown juga akan diiringi dengan percepatan vaksinasi dikarenakan kemunculan varian Delta yang lebih menular.

"Setiap pelonggaran pembatasan sementara tidak akan berhasil menuju rencana kami untuk meminimalkan kasus sementara kami meningkatkan vaksinasi," kata Ardern dalam konferensi pers pada Senin (18/10), seperti dikutip Reuters.


Auckland memulai lockdown terhadap 1,7 juta penduduknya pada pertengahan Agustus untuk menghentikan wabah.

"Hal terbesar yang akan membuat perbedaan saat ini, di samping vaksin, adalah semua orang harus mematuhi pembatasan," tambah Ardern.

Ardern mengatakan tidak akan ada perubahan pada pembatasan sosial. Beberapa pembatasan dilonggarkan untuk membiarkan orang meninggalkan rumah.

Pertemuan di luar ruangan dalam kelompok terbatas hingga 10 orang, serta mengizinkan kunjungan ke pantai dan taman.

Tetapi sekolah, bisnis, dan kantor tetap tutup, dan pertemuan di dalam ruangan tidak diperbolehkan.

Gelombang terbaru Covid-19 di Selandia Baru saat ini sudah mencapai 2.005 kasus Covid-19. Pada Senin, terdapat 60 infeksi di komunitas, dengan 57 di antaranya di Auckland.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya