Berita

Taliban/Net

Dunia

Kunjungi Uzbekistan, Taliban Ingin Tingkatkan Kerjasama Perdagangan hingga Infrastruktur

MINGGU, 17 OKTOBER 2021 | 15:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Afghanistan di bawah kendali Taliban berusaha untuk memperluas sektor perdagangan dengan Uzbekistan demi memenuhi kebutuhan dasar menjelang musim dingin.

Lewat pernyataan yang dikutip Khaama Press pada Minggu (17/10), Taliban juga akan membahas kerjasama kesehatan, perpanjangan saluran listrik 500 kV ke Afghanistan, serta pembangunan jalur kereta api antara Mazar-e-Sharif dan Peshawar.

"Kedua belah pihak membahas isu-isu seperti kesehatan, pendidikan, perdagangan, listrik, bea cukai perbatasan dan isu-isu lainnya," kata seorang delegasi Taliban, Zia-ul-Haq Haqmal.


Delegasi Taliban sendiri dipimpin oleh wakil kepala kementerian Maulvi Abdul Salam Hanafi.

Di dalam pernyataannya, Taliban menyebut kelompok kerja kedua belah pihak akan melanjutkan pembicaraan mereka untuk memperkuat kerjasama.

Taliban dan Uzbekistan juga akan menyelesaikan road map dalam 10 hari.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya