Berita

Presiden Brasil Jair Bolsonaro/Net

Dunia

Penyelidikan Rampung, Senat Brasil Bisa Dakwa Presiden Bolsonaro dengan 11 Kasus Pidana

MINGGU, 17 OKTOBER 2021 | 13:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Brasil Jair Bolsonaro menghadapi 11 dakwaan pidana berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh Senat terkait penanganan pandemi Covid-19.  

Senator Renan Calheiros yang memimpin penyelidikan terhadap Bolsonaro mengatakan pihaknya akan mengeluarkan laporan terkait kasus Bolsonaro pada Selasa depan (19/10).

Sehari setelahnya, anggota panel akan memberikan suara untuk menyetujui laporan itu sebelum dikirimkan ke kantor jaksa agung pada Kamis (21/10).


Meski begitu, dikutip Reuters pada Sabtu (16/10), sangat tidak mungkin bagi Bolsonaro untuk menghadapi pengadilan atas tuduhan tersebut.

Setelah itu, kantor jaksa agung dapat menuntut presiden, tetapi Mahkamah Agung, yang akan mengadilinya, harus meminta izin dari majelis rendah untuk melanjutkan.

Para ahli mengatakan majelis rendah sangat tidak mungkin untuk menandatangani permintaan seperti itu.

Laporan itu juga kemungkinan akan merekomendasikan bahwa beberapa putra Bolsonaro dan mantan Menteri Kesehatannya Eduardo Pazuello juga didakwa.

Calheiros tidak mengidentifikasi putra mana yang mungkin menghadapi dakwaan.

Penyelidikan terhadap Bolsonaro diluncurkan pada April. Bukti yang terkumpul menunjukkan Bolsonaro harus secara resmi didakwa atas genosida terhadap penduduk asli Brasil, penyimpangan, penyalahgunaan data publik yang tidak teratur, pelanggaran tindakan sanitasi, hasutan untuk kejahatan dan pemalsuan dokumen pribadi, dan kejahatan lainnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya