Berita

Pemimpin junta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing/Net

Dunia

Jenderal Min Aung Hlaing Tak Diundang ke KTT ASEAN, Myanmar Kecewa

MINGGU, 17 OKTOBER 2021 | 11:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Junta militer Myanmar menyatakan rasa kekecewaannya atas keputusan para menteri luar negeri ASEAN untuk tidak mengudang Jenderal Min Aung Hlaing ke KTT ASEAN.

Berdasarkan pertemuan darurat menlu ASEAN pada Jumat malam (15/10), diputuskan pemimpin junta akan dikecualikan dalam KTT ASEAN pada 26 hingga 28 Oktober.

Dalam pernyataannya, Brunei Darussalam sebagai Ketua ASEAN mengatakan tidak ada konsensus yang dicapai untuk menghadirkan perwakilan politik Myanmar. Alih-alih, ASEAN akan mengundang tokoh non-politik dari Myanmar.


Pengecualian Min Aung Hlaing selama KTT ASEAN didasarkan pada tidak adanya kemajuan dalam implementasi lima poin konsensus untuk mengakhiri krisis Myanmar.

"Beberapa negara anggota ASEAN merekomendasikan agar ASEAN memberi ruang kepada Myanmar untuk memulihkan urusan dalam negerinya dan kembali normal," kata pernyataan Brunei.

Sebagai tanggapan, kementerian luar negeri Myanmar yang dikendalikan militer mengatakan"sangat kecewa dan sangat keberatan dikecualikan dari KTT.

"Diskusi dan keputusan tentang masalah perwakilan Myanmar dilakukan tanpa konsensus dan bertentangan dengan tujuan ASEAN," kata kementerian luar negeri, seperti dikutip CNN.

“Mengabaikan tradisi baik ASEAN dalam membina persatuan dalam keragaman dan menyelesaikan perbedaan melalui konsultasi dan konsensus akan sangat mempengaruhi persatuan dan sentralitas ASEAN,” tambahnya.

Seorang juru bicara pemerintah militer Myanmar sebelumnya menyalahkan "intervensi asing" atas keputusan tersebut.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya