Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pamerkan barang bukti uang tunai usai melakukan OTT terhadap Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin/RMOL

Hukum

KPK Jebloskan Anak Alex Noerdin ke Rutan selama 20 Hari ke Depan

SABTU, 16 OKTOBER 2021 | 20:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 20 hari ke depan.

Dodi Reza Alex Noerdin ditahan usai sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur.

"Tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan kepada tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 16 Oktober 2021 sampai dengan 4 November 2021," ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat jumpa pers dj Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (16/10).


Selain Dodi Reza Alex Noerdin, KPK juga menahan tiga tersangka lainnya dalam kasus ini. Mereka adalah Kadis PUPR Musi Banyuasin Herman Mayori, pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas PUPR Musi Banyuasin Eddi Umari, dan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy.

Ketiganya juga ditahan selama 20 hari pertama dihitung dari hari yang sama.

Dodi yang merupakan anak kandung Gubernur nonaktif Sumsel Alex Noerdin ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Kavling C1. Sementara itu, Herman Mayori ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur.

"Eddi dan Suhandy ditahan di Rutan KPK cabang Gedung Merah Putih," kata Alex.

Sebelum ditahan, para tersangka ini akan terlebih dahulu menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Isolasi mandiri ini dilakukan di rutan masing-masing.

"Untuk tetap menjaga dan terhindar dari penyebaran Covid-19 di lingkungan Rutan KPK," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya