Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah/Net

Politik

Jokowi Ngeluh ke BUMN, Fahri Hamzah: Keterlaluan Kalau Dibiarkan

SABTU, 16 OKTOBER 2021 | 16:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jajaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus peka menanggapi sentilan Presiden Joko Widodo yang meminta agar perusahaan BUMN tidak selalu meminta perlindungan negara.

Hal itu ditekankan Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah merespons pesan Presiden Jokowi kepada para direktur utama BUMN di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat kemarin (14/10).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi meminta agar perusahaan BUMN tidak ketergantungan dengan proteksi pemerintah. Bahkan Presiden Jokowi meminta perusahaan BUMN yang berkinerja buruk untuk segera ditutup.


Menurut Fahri Hamzah, pesan Presiden Joko Widodo sudah sangat jelas dan harus segera disikapi jajaran di kementerian yang digawangi Erick Thohir.

"Keluhan Presiden Jokowi sejelas ini jika tidak tertangkap juga, keterlaluanlah pejabat terkait," kata Fahri Hamzah dikutip dari akun Twitternya, Sabtu (16/10).

Selain itu, BUMN juga perlu mengeksekusi cita-cita Presiden Jokowi yang menginginkan agar perusahaan plat merah bisa mendunia dan bersaing secara global.

"Saya heran kenapa bisa mimpi presiden tentang BUMN tidak ada yang mewujudkan, malah persoalan dibiarkan bertele-tele dan berlarut-larut," tandas Fahri Hamzah.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya