Berita

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto/repro

Politik

Simpan Capres 2024, PDIP Sindir Kelompok Internal yang Malas Berkeringat dan Gunakan Jalan Pintas

JUMAT, 15 OKTOBER 2021 | 14:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kini tengah bergolak dalam proses mematangkan bakal calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung pada 2024 mendatang.

Yang masih segar di ingatan publik adalah pergolakan di akar rumput yang menginginkan sosok Ganjar Pranowo dijagokan di Pilpres 2024. Puncaknya, barisan pendukung Ganjar ini distempel sebagai "barisan celeng".

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto memastikan keputusan sosok capres dan cawapres 2024 berada di tangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.


“Pengumuman akan dilakukan pada momentum yang tepat. Semua memerlukan pertimbangan yang matang, bukan asal deklarasi. Itulah tata cara melahirkan pemimpin, perlu pertimbangan matang dan jernih," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/10).

Namun demikian, pihaknya tak menampik ada pihak-pihak yang enggan mengikuti mekanisme kepartaian dalam menentukan capres 2024.

"Saat ini PDI Perjuangan melihat ada sekelompok kepentingan yang tidak mau bekerja keras melakukan kaderisasi secara sistemik lalu memgambil jalan pintas dengan mencalonkan tertentu dengan berbagai subyektivitas kepentingan," tegas Hasto.

Namun untuk saat ini, PDIP masih menyimpan sosok yang akan diusung pada gelaran pesta demokrasi lima tahunan itu. Saat ini, partai pemenang pemilu 2019 itu masih mencermati dinamika politik yang berkembang.

"Seluruh kader dan anggota partai terus memegang disiplin dan lebih memilih membantu rakyat di dalam seluruh program recovery atas dampak pandemi," demikian Hasto Kristiyanto.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya