Berita

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Perusahaan Listrik Negara (DPP SP PLN), Abrar Ali/Ist

Politik

Partai Buruh Jadi Tonggak Perjuangan Melawan Langgengnya Privatisasi Listrik

JUMAT, 15 OKTOBER 2021 | 10:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Deklarasi Partai Buruh menjadi peristiwa politik yang sangat penting bagi perjuangan para buruh mendapatkan kesejahteraan yang layak.

Khusus bagi Serikat Pekerja Perusahaan Listrik Negara (SP PLN), lahirnya Partai Buruh yang sempat mati suri bisa menjadi tonggak perjuangan dalam melawan privatisasi listrik yang selama ini terjadi.

Ketua DPP SP PLN (Persero), Abrar Ali mengatakan, perjuangan melawan privatisasi memerlukan kekuatan yang lebih besar, bukan hanya serikat pekerja, tapi komponen masyarakat yang lebih luas.


Dalam hal ini, pihaknya sangat menyambut positif kelahiran Partai Buruh yang kini dikomandoi Said Iqbal.

"Kehadiran Partai Buruh menjadi sangat penting karena akan menjadi alat perjuangan politik bagi kaum buruh, apalagi selama ini kita selalu menitipkan aspirasi kepada orang lain," ucap Abrar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/10).

Melalui Partai Buruh, aspirasi-aspirasi kaum pekerja di Indonesia akan lebih terwadahi. Pun demikian dengan persoalan energi sebagai masalah politik karena selalu terkait dengan kebijakan negara yang cenderung mengarahkan keberpihakan pada sektor privat dan mengabaikan kepentingan publik.

"Perjuangan SP PLN merupakan keteguhan sikap kita dalam menjaga agar ruh Pasal 33 UUD 1945 tetap terjaga, cabang-cabang produksi penting dikuasai negara dan benar-benar dikuasai negara dan untuk kemakmuran rakyat," tandas Abrar.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya