Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Israel Terang-terangan Siap Serang Fasilitas Nuklir Iran, Teheran Adukan ke Dewan Keamanan PBB

JUMAT, 15 OKTOBER 2021 | 10:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran menanggapi dengan tegas pernyataan Israel yang disebut berhak dan siap untuk menyerang fasilitas nuklir Teheran.

Lewat surat yang dikirim kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB), Dutabesar Iran Majid Takht Ravanchi memberikan peringatan kepada Israel.

"Kami memperingatkan rezim Zionis terhadap kesalahan perhitungan atau petualangan militer yang menargetkan Iran dan program nuklirnya," tulis Ravanchi dalam surat tertanggal Kamis (14/10) itu.


Ravanchi mengatakan, Israel telah membuat ancaman provokatif ke tingkat yang mengkhawatirkan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk selama renogosiasi kesepakatan nuklir di Wina, Austria sejak April.

"Ancaman sistematis dan eksplisit oleh rezim Zionis membuktikan bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan teroris terhadap program nuklir damai Iran di masa lalu," tambahnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi serangkaian serangan misterius dan kecelakaan di fasilitas nuklir Iran, termasuk pembunuhan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh.

Teheran telah menunjuk hidung Israel dan badan intelijennya, Mossad, atas serangan-serangan itu.

Pada Rabu (13/10), Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan pihaknya memiliki hak untuk melawan Iran, termasuk mengerahkan kekuatan demi menghentikan program nuklir Teheran.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya