Berita

Penjara Gilboa/Net

Dunia

Hukuman Makin Brutal, 250 Napi Palestina di Penjara Israel Mogok Makan

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 | 12:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekitar 250 narapidana warga Palestina di penjara-penjara Israel melakukan aksi mogok makan secara massal. Mogok makan dilakukan sebagai bentuk protes atas hukuman yang dinilai terlalu brutal oleh otoritas penjara.

Menurut komisi urusan tahanan Palestina dalam unggahan di Facebook pada Rabu (13/10), mereka yang melakukan aksi mogok makan merupakan anggota dari gerakan Jihad Islam.

"Hari ini, sekitar 250 narapidana dari gerakan Jihad Islam di berbagai penjara Israel memulai mogok makan untuk memprotes hukuman keras oleh administrasi penjara, yang diintensifkan setelah (tahanan melarikan diri) 6 September," kata komisi itu.


Komisi sebelumnya telah memisahkan anggota Jihad Islam ke berbagai penjara berbeda untuk mengisolasi mereka.

Itu dilakukan setelah insiden kaburnya enam tahanan Palestina pada 6 September dari penjara Gilboa di Israel utara yang dikenal memiliki keamanan tingkat tinggi.

Di antara para buronan adalah Zakaria Zubeidi, salah satu pemimpin Brigade Martir Al-Aqsa, sebuah koalisi kelompok bersenjata Palestina yang ditunjuk sebagai organisasi teroris di beberapa negara, termasuk Israel.

Para buronan itu kemudian ditangkap oleh polisi Israel setelah pihak berwenang melancarkan perburuan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya