Berita

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Jazuli Juwaini/Ist

Politik

Tolak Proyek Kereta Cepat, Fraksi PKS: APBN Jangan Dipakai Ugal-ugalan

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 | 11:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penolakan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tegas disampaikan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI.

Selain menolak kereta cepat, Fraksi PKS juga mendesak proyek-proyek infrastruktur, termasuk proyek-proyek yang berpotensi mangkrak untuk dievaluasi menyeluruh.

"Kami perintahkan anggota fraksi di komisi yang membidangi agar menolak penggunaan APBN yang tidak cermat dan terkesan ugal-ugalan karena akan semakin berat membebani rakyat dan merugikan negara secara keseluruhan,” kata Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/10).

Fraksi PKS menolak segala bentuk proyek infrastruktur yang tidak memiliki urgensi. Selain kereta cepat, pihaknya juga menyoroti rencana pemerintah yang ngotot untuk memindahkan ibukota baru dari Jakarta ke Kalimanta Timur.

"Wajar kami khawatir proyek Ibukota Negara (IKN) bisa bernasib sama dan akan membebani APBN secara besar-besaran," tandasnya.

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

Kecewa Jokowi ke Kalimantan, Mahasiswa: Pengkhianat!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:34

UPDATE

Hari Ini, Azis Syamsuddin dan Ajay Muhammad Priatna Jadi Saksi Kasus Stepanus Robin

Senin, 25 Oktober 2021 | 08:24

Wibawa Menag Yaqut Naik kalau Mau Minta Maaf kepada Publik

Senin, 25 Oktober 2021 | 08:11

Fauci: Vaksin Covid Anak Usia 5 hingga 11 Tahun Segera Tersedia pada November

Senin, 25 Oktober 2021 | 08:04

Kereta Cepat Jakarta Bandung Semoga Tak Senasib Bandara Kertajati

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:57

Israel Mantap Lanjutkan Pembangunan Ribuan Rumah Pemukim Yahudi di Tepi Barat

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:47

China Waspada, 11 Provinsi Kembali Dikepung Virus Corona

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:29

Ketua Fraksi PAN Minta Presiden Jokowi Tegur Menag Yaqut

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:27

Pemimpin Oposisi Sesalkan Pengusiran 10 Dubes: Erdogan dengan Cepat Menyeret Turki Ke Jurang

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:20

Walikota Distrik Klaipeda Lithuania yang Ditahan karena Pelanggaran Perbatasan Akhirnya Dibebaskan

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:00

Ponsel Jurnalis NYT Diretas Malware Israel, Peneliti Tuding Arab Saudi sebagai Biang Kerok

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:51

Selengkapnya