Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Survei: Mayoritas Orang Taiwan Yakin Perang dengan China Tak Akan Segera Terjadi

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 14:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mayoritas orang Taiwan tidak yakin jika ketegangan dengan China akan segera memicu perang.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh lembaga think tank Intelligentsia Taipei, sebanyak 50,2 persen responden di Taipei tidak khawatir dengan kemungkinan perang antara Taiwan dan China.

Sementara itu, 60 persen responden tidak berpikir akan ada perang dalam 10 tahun ke depan. Sedangkan 18 persen yakin perang bisa terjadi segera.


Dalam survei lain pada Maret oleh Masyarakat Studi Strategis Internasional Taiwan, sebanyak 63 persen responden tidak berpikir Beijing akan menyerang Taiwan dalam enam tahun. Di sisi lain ada 29 persen yang yakin perang akan terjadi segera.

Pada pekan lalu, ratusan jet tempur China memasuki zona identifikasi pertahanan udara Taiwan. Setelahnya, Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng memperingatkan bahwa Beijing akan "sepenuhnya mampu" untuk menyerang Taiwan pada tahun 2025.

Taiwan dipandang oleh Beijing sebagai provinsi yang memisahkan diri. Sementara Taiwan menyatakan diri sebagai negara yang merdeka dan demokratis.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya