Berita

Presiden Serbia Aleksandar Vucic/Net

Dunia

Tanpa Rusia, Krisis Energi Eropa Bisa Bertahan Hingga Lebih dari Enam Bulan

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 09:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Krisis energi di Eropa diperkirakan akan bertahan setidaknya selama enam bulan lagi, kecuali mereka membuka diri untuk mencapai kesepakatan pasokan gas jangka panjang dengan Rusia.

Begitu yang dikatakan oleh Presiden Serbia Aleksandar Vucic pada Minggu (10/10), setelah menjamu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Beograd.

"Krisis ini tidak akan berakhir dengan sendirinya dalam enam bulan ke depan dan mungkin lebih lama. Mungkin perlu dua tahun untuk menyelesaikannya," ujarnya, seperti dikutip Sputnik.


Vucic menyebut, langkanya pasokan gas di Eropa muncul karena ketergantungan wilayah itu pada sumber energi terbarukan dan keengganan untuk mencapai kesepakatan pasokan jangka panjang dengan Rusia.

"Mereka tidak menandatangani perjanjian jangka panjang. Dengan siapa Anda bisa menandatangani perjanjian jangka panjang, kecuali Rusia tentu saja? Dan mengapa mereka tidak melakukan ini? Karena alasan politik, bukan ekonomi," jelas Vucic.

Awal pekan ini, harga gas berjangka di Eropa memecahkan rekor baru, melebihi 1.900 dolar AS per 1.000 meter kubik. Meski cepat pulih, tetapi harga tetap tinggi, jatuh kembali ke sekitar 1.200 dolar AS per 1.000 meter kubik.

Sementara itu, Vucic mengungkap rasa terima kasih kepada Rusia yang telah memberikan stabilitas energi. Raksasa energi Rusia Gazprom mengekspor 2,2 miliar meter kubik gas Rusia ke Serbia pada 2018.

"Kami sangat berterima kasih kepada Rusia atas bantuannya dalam menjaga stabilitas energi dan keamanan negara kami," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya