Berita

Olvah Alhamid (kiri) dan Veronica Koman

Nusantara

Veronica Koman Ributkan Papua Pro-NKRI, Olvah Alhamid: Kalau Niat Baik Kau Tidak Lari

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 13:02 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Veronica Koman kembali bikin ulah. Dalam cuitannya di akun Twitter @VeronicaKoman beberapa saat lalu (Minggu, 10/10), wanita kelahiran Medan yang kini bersembunyi di Australia karena sedang dicari-cari polisi Indonesia itu mengatakan bahwa orang Papua yang mendukung NKRI hanya segelintir.

Dia juga mengatakan, mesin negara menampilkan kelompok yang segelintir itu di media sehingga akhirnya dianggap sebagai kelompok mayoritas.

“Orang Papua pro-NKRI itu cuma segelintir, sehingga mesin negara menampilkan orang-orang ini di media sekencang-kencangnya, sehingga orang di luar Papua taunya yang segelintir ini sebagai mayoritas. Makanya yang muncul di media orangnya itu-itu saja. Dan mereka dibully oleh OAP kebanyakan,” tulis Veronica Koman.


Kicauan Veronica ini disambut beragam pendapat. Ada yang memberikan dukungan. Tetapi tidak sedikit pula yang mengecam pernyataan Veronica itu.

“Jangan dengarkan Veronica. Dia bukan orang Papua,” tulis pemilik akun @akbarbakkang, antara lain.

“Gak kebalik itu. Yang koar2 dari dulu ya cuma loe sama gerombolan kriminal di sana,” tambah pemilik @Antonius061.

Kicauan Veronica ini juga mendapatkan perhatian dari Olvah Alhamid, seorang model kelahiran Kaimana, Papua, tahun 1990, yang belakangan kerap memberikan pandangan terbuka mengenai isu Papua.

Dalam jawabannya untuk twit Veronica itu, pemilik nama asli Syarifah Olvah Bwefar Alhamid ini mempertanyakan pernyataan Veronica itu.

“Kata siapa? Anda pernah tinggal di Papua jadi bicara begini? Orang Papua itu Pro NKRI. Setiap orang yang saya iseng tanyakan apakah Pro atau Anti Indonesia, jawaban mereka selalu lantang INDONESIA TOH!” tulis pemilik gelar Putri Indonesia Perdamaian 2015 ini.

“Jadi yang Pro Anda tidak sampai 10 persen dan kebanyakan akun buzzer. Kalau kau niat baik itu kau tidak lari,” katanya lagi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya